SuaraSumut.id - Seorang pria berinisial SLS alias Sulis (24) tampak tertunduk di kursi roda. Kedua kakinya juga diperban. Sulis dihadirkan dalam paparan di Mapolres Binjai, pada Selasa (2/3/2021).
Ia merupakan tersangka pembunuhan pasangan suami istri yang jasadnya ditemukan di kebun tebu, di Binjai, Senin (22/2/2021). Fakta baru terungkap dalam paparan tersebut. Tersangka mengaku mengenal korbannya.
"Saya kenal dengan korban, walaupun tidak dekat," katanya Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo.
Tersangka berprofesi sebagai sopir truk ini mengaku, uang hasil kejahatannya digunakan untuk membeli narkoba dan ponsel.
"Untuk beli ponsel dan narkoba pak," katanya.
Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi.
"Dari pemeriksaan saksi-saksi ada yang melihat tersangka di lokasi kejadian (TKP) sedang menyenter-nyenter," ujarnya.
Saat itu tersangka baru selesai mengisi minyak truknya. Lantaran kehabisan uang, ia berniat mencari uang dengan melakukan pencurian dengan pemberatan.
"Tersangka memarkirkan truk seolah-olah rusak sembari menyiapkan peralatan untuk melakukan aksinya," ujarnya.
Baca Juga: Gadis 9 Tahun Tewas Dipukul-pukul Dukun, Dikira Kemasukan Setan
Ia melancarkan aksinya saat melihat korban yang menggunakan sepeda motor melintas di lokasi. Ia berpura-pura minta tolong. Korban kemudian turun dari sepeda motor dan melihat mesin yang ditunjukkan tersangka.
"Tersangka langsung memukul kepala korban dengan besi. Istri korban sempat berteriak," katanya.
Tersangka memukul dan mencekik istri korban. Selanjutnya, tersangka menyeret kedua korban ke dalam parit kebun tebu, dan memukulinya sampai tidak bergerak lagi.
"Yang bersangkutan lalu memindahkan sepeda motor ke dalam kebun tebu. Dia memindahkan truknya ke simpang Impres dan diparkirkannya di sana," katanya.
Tersangka lalu mencari tumpangan kembali ke lokasi kejadian untuk mengambil sepeda motor korban, lalu membawanya penitipan sepeda motor.
Dengan menggunakan truknya tersangka pergi ke Pondok Tanjung Keliling, Langkat mengambil belanjaan milik korban, berupa minyak, gula, tomat, ikan dan dijual Rp 70.000.
Berita Terkait
-
Terungkap! Pembunuh Pasutri di Binjai Gegara Kehabisan Uang
-
Sadis! Sulistiono Bunuh Pasutri Penjual Sayur Gegara Uang Habis
-
Polisi Bekuk Begal Sadis yang Tewaskan Pasutri di Binjai
-
Pasutri Tewas Dibegal di Sumut, Keluarga Korban: Nyawa Balas Nyawa
-
Pasutri Ditemukan Tewas di Kebun Tebu, Diduga Korban Begal
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng
-
386 Hektare Lahan Sawah di Aceh Jaya Alami Kekeringan
-
30 Lebih Kepala KUA di Sumut Dicopot
-
Viral Pria di Deli Serdang Digeruduk Warga, Diduga Nistakan Agama Lewat Medsos
-
BRIvolution Reignite Kian Agresif, BRI Perluas Kontribusi bagi Perekonomian Nasional