SuaraSumut.id - Polisi memburu pelaku pelemparan bom molotov di toko swalayan Simpang Asean, di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
Kapolsek Dewantara AKP Nurmasyah di Lhokseumawe mengatakan, pihaknya masih menyelidiki identitas kedua pelaku yang terekam kamera pemantau atau CCTV.
"Kami sudah mengamankan rekaman CCTV saat pelemparan bom molotov," katanya, dilansir Antara, Selasa (23/3/2021).
Dalam rekaman tersebut pelaku berjumlah dua orang dan menjalankan aksinya dengan menggunakan sepeda motor.
"Seorang pelaku duduk di belakang turun dari motornya lalu melempar botol kaca yang sudah dirakit menjadi bom molotov," ujarnya.
Setelah menjalankan aksinya, pelaku kabur ke arah barat meninggalkan lokasi kejadian.
"Pihak toko swalayan sudah melaporkan kejadian tersebut. Atas laporan itu, petugas kepolisian langsung mengumpulkan data dan barang bukti," ungkapnya.
Diberitakan, toko swalayan Simpang Asean dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal, Sabtu (20/3/2021) malam.
Teror seusai shalat Magrib itu membuat warga setempat panik akibat ledakan bom molotov. Usai ledakan, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.
Baca Juga: Kena Jebakan, Pengedar Narkoba di HSU Tak Berkutik Ditangkap
Berita Terkait
-
Alfamart di Aceh Utara Dilempar Bom Molotov oleh OTK
-
Sakit Hati, Pria Tangerang Lempar Bom Molotov ke Rumah Mantan Pacar
-
ATM Dibakar Diduga Pakai Bom Molotov, Polres Sleman: Belum Bisa Dipastikan
-
Cemburu Buta, Pria 50 Tahun Lempar Rumah Mantan Pacar Pakai Bom Molotov
-
Kantor PLN Kuala Dilempar Bom Molotov oleh Orang Tak Dikenal
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mantan Kadis Kesehatan Batu Bara Divonis 5 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Dana BTT
-
3 WN Korea Selatan Dideportasi Imigrasi Belawan
-
Lion Parcel Perkuat Infrastruktur dan Layanan di Medan
-
Khawatir Kehabisan BBM, Warga Ramai-ramai Antre di SPBU, Pemerintah Diminta Tidak Picu Kepanikan
-
Danone Indonesia Perkuat Pemulihan Air Bersih dan Layanan Kesehatan di AcehSumut