Sementara itu, pengamat sekaligus praktisi kesehatan dari Fakultas Kedokteran UISI menilai, pencopotan Edwin dari jabatan Kepala Dinas tentunya didukung alasan yang sangat kuat.
Meski masih baru menjabat, kata Umar, Bobby Nasution banyak menerima masukan terkait penanganan Covid-19 yang dilakukan.
Ia melihat banyak yang harus dilakukan guna percepatan penananganan Covid-19 di Kota Medan, baik menyangkut masalah pelaporan, kecepatan dianogstik, fasilitas penanganan rumah sakit serta tracing dan testing jauh dari target.
"Kalau bagus, tentunya Kadis Kesehatan tidak dicopot Pak Bobby," katanya.
Seharusnya Medan menjadi barometer di Sumut dalam penanganan Covid-19. Menurutnya, jika penanganan di Medan bagus, tentunya Sumut juga bagus.
"Jadi jangan takut, semakin banyak kasus yang ditemukan, tentunya semakin bagus penanganan yang dilakukan dan orang yang terindikasi bisa langsung diisolasi," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa
-
Sinergi Imigrasi Belawan-Ombudsman, Wujud Kepastian Layanan dan Hukum
-
Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara: 4 Rumah Hanyut, 18 Rusak Berat
-
Eks Kadishub dan Kadiskop Medan Didakwa Korupsi Rp 1 Miliar
-
Longsor Terjang Dua Wilayah Sumut dalam Sehari: Jalan Putus 15 Meter, Akses Warga Sempat Lumpuh