Sementara itu, pengamat sekaligus praktisi kesehatan dari Fakultas Kedokteran UISI menilai, pencopotan Edwin dari jabatan Kepala Dinas tentunya didukung alasan yang sangat kuat.
Meski masih baru menjabat, kata Umar, Bobby Nasution banyak menerima masukan terkait penanganan Covid-19 yang dilakukan.
Ia melihat banyak yang harus dilakukan guna percepatan penananganan Covid-19 di Kota Medan, baik menyangkut masalah pelaporan, kecepatan dianogstik, fasilitas penanganan rumah sakit serta tracing dan testing jauh dari target.
"Kalau bagus, tentunya Kadis Kesehatan tidak dicopot Pak Bobby," katanya.
Seharusnya Medan menjadi barometer di Sumut dalam penanganan Covid-19. Menurutnya, jika penanganan di Medan bagus, tentunya Sumut juga bagus.
"Jadi jangan takut, semakin banyak kasus yang ditemukan, tentunya semakin bagus penanganan yang dilakukan dan orang yang terindikasi bisa langsung diisolasi," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Kereta Laga Kambing di Deli Serdang, 1 Orang Tewas
-
Lantik 17 Pejabat Fungsional-3 PNS, Kakanwil Imigrasi Sumut Sampaikan Pesan Penting
-
Pasutri Pengedar Sabu di Medan Ditangkap, Uang-Perhiasan Senilai Rp 500 Juta Disita
-
Dorong Investasi, Imigrasi Sumut Hadirkan ULTIMA di KEK Sei Mangkei
-
Perluas Layanan Global, BRI Bawa QRIS Cross Border BRImo ke Jaringan Merchant di China