SuaraSumut.id - Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dengan kasus seorang bocah berinisial MR (10) yang tewas digigit anjing tetangga di Medan.
Wakasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Rafles Marpaung mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.
Pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.
"Kami menunggu hasil laboratorium terkait penyebab kematian korban," ungkap Rafles.
Saat ini petugas telah menyita seekor anjing yang diduga menggigit korban untuk diperiksa kesehatan oleh dokter hewan.
"Lagi dicek anjingnya apakah mengidap virus (rabies) ataupun penyakit berbahaya," pungkasnya.
Diberitakan, MR seorang bocah berusia 10 tahun tewas usai digigit anjing peliharaan milik tetangga di Jalan Sagu Raya Kecamatan Medan Tuntungan. Saat itu korban pergi keluar rumah untuk pergi ke warung untuk membeli jajan di Jalan Sagu Raya.
"Dia pergi ke kedai beli jajan, pulang dari kedai lewati rumah yang punya anjing," kata ibu korban bernama Lia Pratiwi (42), Selasa (15/6/2021).
Saat korban melintas berjalan kaki di depan rumah pemilik anjing, kebetulan ada pengantar air minum mineral ke rumah tetangganya itu. Saat pagar dibuka anjing keluar dan langsung mengejar korban dan menggigitnya.
Baca Juga: Disingkirkan Ronaldo, Berikut Bahan Lengkap Coca-Cola
"Pas lewat yang punya anjing beli air, anjingnya keluar, digigit paha kanan," ungkap Lia.
Usai digigit pihak keluarga korban, lalu melarikan bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 SD ke bidan yang tak jauh dari rumahnya.
"Setelah digigit beberapa jam, panas badannya 39 derajat celcius. Dibawa ke bidan, disuntik tetanus," ujar Lia.
Ia mengatakan kondisi korban semakin hari semakin parah, Sabtu (12/6/2021).
"Anak saya mengalami sulit jalan pada hari Sabtu, seperti orang lumpuh. Lupa hampir segala hal, bahkan nama nya juga dia lupa. Reaksi nya seperti anjing balik sana balik sini, air liur nya keluar. Luka seperti ada digigit ular, ada dua taring," ujar ibu korban.
Hingga akhirnya, Minggu (13/6/2021) sore, korban menghembuskan nafas terakhirnya di rumahnya.
Berita Terkait
-
Bocah Tewas Digigit Anjing, Kenali Ganasnya Rabies dan Cara Penanganannya
-
Bom Bunuh Diri di Kamp Tentara Somalia, 15 Orang Tewas
-
Wanita Ini Tewas Saat Malam Pertama Gegera Serangan Jantung
-
Sadis! Usai Diperkosa, Nenek Ini Ditikam 25 Kali hingga Tewas
-
Bocah Tewas Digigit Anjing Tetangga di Medan, Keluarga Lapor Polisi
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Berawal Kecelakaan Motor, Polisi Temukan Kebun Ganja 4,5 Kg di Karo
-
1.948 Jiwa Terdampak Banjir di Kota Medan
-
Asap Karhutla Selimuti 14 Kabupaten di Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
-
Kapan Puasa Ramadan 2027? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
Baju Kena Abu Vulkanik? Jangan Asal Cuci, Begini Cara Membersihkannya