SuaraSumut.id - Pemkot Medan berupaya menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Wali Kota Medan Bobby Nasution terus memperkuat program pencegahan agar warga yang terkonfirmasi positif virus Corona berkurang.
Selain mempercepat vaksinasi dengan melakukan kolaborasi dengan sejumlah pihak. Terbaru Bobby akan memperketat warga yang akan memasuki wilayah ibukota Provinsi Sumatera Utara, terutama yang masuk melalui transportasi laut.
Meskipun telah memiliki surat negatif Covid-19, warga yang masuk Kota Medan melalui pelabuhan tersebut diwajibkan melakukan tes swab antigen dan PCR jika hasilnya reaktif.
Selain itu, Bobby juga melakukan isolasi lingkungan. Ada dua lingkungan di Kota Medan yang diisolasi di Lingkungan 7, Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor dan Lingkungan 10, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.
Isolasi lingkungan dilakukan karena lebih dari 5 rumah di kedua lingkungan yang terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga dikategorikan masuk dalam zona merah. Selama isolasi lingkungan berlangsung, Pemkot Medan akan membantu warga yang isolasi mandiri di rumah.
Asupan makanan dan gizinya juga diperhatikan setiap hari selama melakukan isolasi lingkungan. Upaya ini berhasil setelah dilakukan isolasi lingkungan selama sepekan, mampu mengatasi penyebaran Covid-19.
Di samping itu, Bobby saat ini tengah melakukan pengetatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 440/ 5352 tentang PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 Di Tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Medan.
Surat Edaran itu berlaku dari 23 Juni 2021 sampai 5 Juli 2021. Bagi yang tidak mengindahkan dan melanggar sanksi pun dijatuhkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah itu selanjutnya diikuti dengan massif melakukan vaksinasi massal. Bahkan, Sabtu (26/6)2021) lalu, Pemkot Medan bekerjasama dengan Polda Sumut mnggelar vaksinasi massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75 di Terminal bandar Deli Pelindo I Belawan.
Baca Juga: Everton Resmi Tunjuk Pelatih Baru, Eks Liverpool Rafael Benitez
Tercatat ada 10.000 warga Kota Medan yang mengikuti vaksinasi massal tersebut. Kemudian, Pemkot Medan juga bersama dengan Kementerian BUMN tengah melakukan vaksinasi massal dengan target 5.000 perharinya selama dua bulan kedepan.
Program Vaksinasi massal ini dilakukan untuk menciptakan herd immunity (kekebalan massal) sehingga mata rantai penularan Covid-19 dapat diputuskan.
Berdasarkan data dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) sampai 28 Juni 2021, gerakan massif vaksinasi ini telah berhasil mencapai sebanyak 620.912 warga dengan perincian tenaga kesehatan sebanyak 26.283 orang, lansia sebanyak 266.440 orang dan pelayanan publik sebanyak 620.912 orang.
Artinya, vaksinasi massal yang telah dilakukan telah mencapai 46,56% dari jumlah total 1,8 juta jiwa warga Kota Medan yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti vaksinasi.
"Alhamdulillah, berkat kolaborasi yang kita lakukan, vaksinasi telah mencapai 46,56 persen. Kita akan terus melakukan vaksinasi massal sehingga terbentuk herd immunity di Kota Medan. Sebagai upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, juga diikuti dengan penyekatan di tiap-tiap wilayah batasan Kota Medan serta menerapkan PPKM Mikro di tempat-tempat keramaian. Kemudian kita melakukan tracing tehadap masyarakat yang terpapar Covid-19 dan mengupayakan ketersedian bad occupancy rate (BOR) di tiap-tiap rumah sakit," kata Bobby, Rabu (30/6/2021).
Upaya keras yang dilakukan Bobby Nasution mendapat apresiasi dari Umar Zein, pengamat sekaligus praktisi kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Ia menilai, langkah-langkah yang telah dilakukan Bobby dalam mencegah penyebaran Covid-19 sudah sangat tepat.
Berita Terkait
-
Lantik Pejabat Eselon II dan III, Begini Pesan Bobby Nasution
-
Bobby Nasution Revisi Perwal soal Batas Usia Penerima Dana Jasa Pelayan Masyarakat
-
Bobby Nasution Komitmen Turunkan Angka Stunting
-
Stimulus Ekonomi Ala Bobby Nasution Dinilai Sudah Tepat Sasaran
-
Bangun Taman Medan Berkah, Bobby Nasution Ajak BUMN Peduli Sungai
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
Terkini
-
DJ Cantik di Medan Ditangkap Edarkan Vape Narkoba Merk Batman
-
Paparkan Gagal-Berhasilnya Ekonomi, Aktivis Mahasiswa: Kritik Anggota DPRD Medan Harus Pakai Data
-
Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bappeda Langkat, Diduga Rebutan Proyek
-
Cara Membersihkan Jamur di Kamar Mandi dengan Bahan Sederhana
-
Gara-gara HP Hilang, Anak Sekap Ibu Kandung di Deli Serdang