SuaraSumut.id - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, status Kota Medan tidak termasuk kategori level empat penyebaran Covid-19. Saat ini Medan berada di level tiga dalam penilaian krisis Covid-19.
"Setelah saya pelajari, Kota Medan sebenarnya tidak di level empat. Seharusnya di level tiga," kata Edy, dilansir dari Antara, Jumat (9/7/2021).
Edy mengatakan, status ini sesuai Case Fatality Rate (CFR) atau jumlah kematian dan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan pasien Covid-19 ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Ia mengatakan, awalnya Pemprov Sumut mendapat informasi bahwa BOR di Kota Medan 47 persen, namun ternyata cuma 41 persen. Hal ini harus disampaikan kepada publik, karena tindakan di setiap level berbeda.
"Kita pertahankan ini, kalau bisa diturunkan. Pemberlakuan kerja di kantor juga berbeda," katanya.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, membenarkan, bahwa jumlah kematian maupun tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit pasien Covid-19 masih di bawah level empat yang ditetapkan WHO.
"Case Fatality Rate kita masih 3,1 persen. Sedangkan BOR kita 41 persen untuk isolasi, dan 37 persen untuk ICU," tukasnya.
Berita Terkait
-
Muncul Wacana Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga, Ini Tanggapan Pakar
-
Positif Covid-19, ART Melaney Ricardo Kabur saat Dikarantina
-
Otoritas China Kembali Uji Klinis 22 Calon Vaksin Covid-19 Baru
-
Edy Rahmayadi Tak Larang Beribadah di Tempat Ibadah
-
PPKM Ketat di Medan, Bobby Nasution Minta Camat Aktif Imbau-Awasi Tempat Ibadah
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini