SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku, akan melakukan tes antigen bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes). Tes antigen akan dilakukan di pusat-pusat aktivitas masyarakat di Medan.
"Jika kedapatan melanggar protokol kesehatan maka kita akan lakukan tes antigen. Nanti akan kita buat posko untuk tempat tes antigen bagi masyarakat yang melanggar," kata Bobby, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Senin (2/8/2021).
Bobby menegaskan, jika ada pelanggar prokes yang reaktif maka tidak ada alasan untuk menolak diisolasi.
"Jika reaktif tidak alasan, langsung kita bawa ke lokasi isolasi terpadu kita (eks Hotel Soechi) untuk PCR," kata Bobby.
Ia berharap, tes antigen nantinya dapat meningkatkan penelusuran terhadap orang tanpa gejala (OTG) lebih efektif lagi.
"Saya katakan yang terutama kriteria untuk diisolasi di Eks Hotel Soechi ini adalah yang OTG, karena mereka yang paling besar kemungkinannya untuk menyebarkan virus. Mereka tidak ada bedanya dengan yang sehat, sehingga bisa saja berkeliaran beraktivitas sementara tidak tahu kita kalau dia OTG," jelasnya.
Namun demikian, Bobby belum bisa memastikan kapan akan memulai pemberlakuan tes antigen tersebut.
“Segera kita lakukan tapi ini kita pastikan, kebijakan Covid-19 ini tidak menyakiti masyarakat. Jangan gara-gara melanggar prokes malah dipukul, makanya yang dihukum virusnya bukan orangnya," tukasnya.
Baca Juga: Usai 18 Tahun Berlalu, Kepoin Kabar Terbaru 4 Pemain Drakor Stairway to Heaven
Tag
Berita Terkait
-
Berbahaya, IDI Bandar Lampung Sarankan Warga Tidak Tes Antigen Sendiri
-
Bobby Nasution Sediakan Lokasi Isolasi Terpadu di Gedung Hotel Bintang Empat
-
Ada Warga Terpapar COVID-19, Pemkot Bandar Lampung Tes Antigen di Kelurahan Kangkung
-
Persiapan Rampung, Bobby Nasution Sebut Fasilitas Isoman Hotel Soechi Segera Aktif
-
Pemkot Medan Siapkan 3 Lokasi Isolasi Pasien Covid-19
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live
-
Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi
-
Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya
-
Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
BRI Siapkan Buyback Rp1 Triliun, Ini Jadwal Pelaksanaannya