SuaraSumut.id - Presiden Jokowi meminta harga tes PCR untuk Covid-19 diturunkan. Jokowi minta agar harga tes PCR berkisar Rp 450 ribu-Rp 550 ribu.
Terkait hal itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengaku akan menunggu kajian dari ahlinya.
“Jadi harus nunggu ahlinya, karena masalah perdagangan itu saya kurang paham," kata Edy, melansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Senin (16/8/2021).
"Saya malah inginnya gratis. Tapi itu kan masalah perdagangan, saya kurang paham," tambahnya.
Edy mengaku, pihaknya akan terus mengupayakan penyebaran Covid-19 hilang dari Sumatera Utara.
"Apapun keputusannya saya berharap Covid-19 ini berakhir bagaimanapun caranya," katanya.
Edy meminta masyarakat turut membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan menjaga diri dan menerapkan protokol kesehatan.
"Menjaga diri sendiri yang paling utama itu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," tukasnya.
Baca Juga: Diskriminasi Gender di Tempat Kerja, Dampaknya Bisa Rusak Kesehatan Mental
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana