SuaraSumut.id - Polisi menyebut belum menemukan titik terang terkait kasus bocah 10 tahun diduga dicabuli 10 pria bertopeng di Medan. Pasalnya, Polisi menyebut masih melakukan penyelidikan.
"Sampai saat ini kami belum dapat petunjuk, masih dalam proses penyelidikan," kata Kanit PPA Polrestabes Medan AKP Madianta Ginting, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Kamis (09/09/2021).
Madianta mengatakan, pihaknya telah memeriksa enam orang saksi dalam kasus pencabulan tersebut.
"Ada enam saksi yang sudah di periksa, tapi kami masih upayakan terus," katanya.
Direktur Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Keumala Dewi, menyayangkan belum terungkapnya kasus tersebut.
Sebab, hal ini bisa menjadi trauma pada anak yang berkepanjangan, mengingat belum ada asa aman karena tersangka belum ada yang ditangkap.
"Penting sekali bagi kepolisian untuk menunjukkan keseriusan dan komitmen dalam menindaklanjuti kasus ini. Hal ini penting juga untuk memastikan keterlibatan para pihak, dan untuk memastikan trauma anak sudah bisa ditindaklanjuti ditangani dalam proses trauma healing tidak hanya dikunjungi tapi proses pendampingan berkelanjutan sehingga anak siap untuk melanjuti kehidupannya," katanya.
Ia mengaku, peristiwa itu tidak akan pernah dilupakan oleh anak. Oleh karena itu, penting juga kepada keluarga untuk memberikan dukungan sebaik-baiknya.
"Saya harap keluarga dan tim kuasa hukum bisa bekerja sama untuk menerima support dan dukungan dari para pihak. Sehingga kasus ini bisa didampingi secara hukum tapi anaknya juga perlu didampingi, karena dua proses ini sangat penting dan berkaitan tapi tidak bisa saling tunggu menunggu gitu," katanya.
Baca Juga: Cara Membuat Janda Bolong Subur Dalam Waktu Singkat
Dirinya mengatakan proses hukum tetap dipercayakan pada pihak kepolisian yang dalam hal ini mempunyai wewenang.
"Tapi pemulihan trauma anak itu harus segera dilakukan juga, tidak cukup 1 atau 2 kali kunjungan tapi ini harus pendampingan yang intens," tukasnya.
Berita Terkait
-
Geger! Bocah 10 Tahun Diculik dan Ditukar dengan Tiga Karung Beras, Ini Kronologinya
-
Kasus Pencabulan Anak Mulai Disidang, Ibu Korban Justru Sempat Bela Terdakwa
-
Kondisi Terkini Bocah Korban Pencabulan 10 Pria Bertopeng di Medan
-
Cerita Pilu Ibu yang Anaknya Dicabuli 10 Pria Bertopeng di Medan
-
Bocah di Medan Diduga Jadi Korban Rudapaksa 10 Orang, Polisi Turun Tangan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Geger! Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Langkat, Polisi Selidiki
-
Promo Alfamart Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Hemat Camilan hingga Minuman
-
Pria di Simalungun Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Diputuskan Pacar
-
Promo Alfamidi Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Susu hingga Minuman Murah Meriah
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad