SuaraSumut.id - Ombudsman RI Perwakilan Sumut mengkritik soal pedagang wanita dianiaya pria diduga preman di Pajak Gambir, Deli Serdang, Sumatera Utara, yang ditetapkan menjadi tersangka.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar menilai, penegak hukum terkesan timpang tindih dalam permasalahan kasus itu.
"Publik mempertanyakan logika hukum penyidik Polsek Percut Sei Tuan yang justru menetapkan korban sebagai tersangka," katanya, melansir digtara.com--jaringan suar.com, Minggu (10/10/2021).
Abyadi mengaku, video penganiayaan itu sudah viral dan ditonton masyarakat luas. Semua bisa melihat dengan jelas bagaimana proses penganiayaan itu terjadi.
"Dari video tergambar jelas bagaimana kasus penganiayaan itu terjadi, yang diawali dari kedatangan BS ke warung LG. Selaku pemilik warung, LG menolak permintaan kelompok preman itu," katanya.
Kemudian, kata Abyadi, terjadi pertengkaran hingga BS yang berbadan tegap itu diduga menganiaya LG.
"Karena dianiaya, tentu LG berusaha mengelak dari pukulan dan tendangan yang dilancarkan BS. Jadi, bagaimana bisa penyidik menetapkan LG sebagai tersangka? Padahal, perempuan itu hanya sebagai korban yang berusaha mengelak dan membela diri dari serangan BS?" katanya.
Ia menilai, layanan penegakan hukum yang tidak profesional seperti ini, disaksikan oleh masyarakat luas.
Hal ini mengakibatkan semakin tingginya krisis kepercayaan masyarakat atas layanan penegakan hukum yang diberikan aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian.
Baca Juga: Waspada Banjir, Air Sungai di Kota Bontang Mulai Meninggi
"Aparat kepolisian jangan merusak nama baik lembaga kepolisian di mata masyarakat dengan tindakan yang tidak profesional dalam penegakan hukum," katanya.
Ditambah lagi Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo lewat program prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (Presisi) ingin menjadikan polri lebih modern dan semakin dipercaya publik.
Berita Terkait
-
Curhat Istri Pria Diduga Aniaya Pedagang Wanita: Hanya Menyudutkan Suami Saya!
-
Pedagang Wanita Dianiaya Preman Jadi Tersangka, DPRD Akan Panggil Polda Sumut
-
Kasus Penganiayaan Bikin Pedagang Wanita-Preman Jadi Tersangka, Polisi Bentuk Tim
-
Pedagang Wanita Dianiaya Preman di Deli Serdang Malah Jadi Tersangka
-
Viral Pedagang Wanita Dianiaya di Deli Serdang, Polisi: Pelaku Sudah Ditangkap!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Heboh Kabar Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Dibawa ke Polrestabes Medan?
-
Tragedi Maut di Batu Bara: Mabuk dan Ancam Bakar Istri, Suriyono Tewas dalam Kebakaran Rukonya
-
Imigrasi Gandeng KPK untuk Pembenahan Instansi
-
Kejagung Temukan Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Aktif di Kasus Korupsi MBG
-
Eks Ketua Ormas di Medan Ditangkap Diduga Jadi Pengelola Judi Tembak Ikan