SuaraSumut.id - Polrestabes Medan mengantongi nama-nama pelaku penganiayaan dan perusakan salah satu rumah di Perumahan Kalpataru Indah di Kecamatan Medan Helvetia.
Diketahui, insiden itu mengakibatkan seorang petugas dari salah satu Polsek di Medan mengalami luka bacok di bagian tangannya.
Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan, saat ini petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Kita sudah mengantongi nama-nama pelaku dan saat ini masih dilakukan pengejaran," katanya, Senin (1/11/2021).
Irsan mengatakan, para pelaku dijerat dengan Pasal 170 Ju 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat bisnis sewa menyewa dump truk antara korban ES dan terlapor berinisial D serta H terjadi perselisihan.
"Selama proses berjalan waktu ada ketidaksepakatan. Selanjutnya H dan D beserta dua rekannya melakukan penagihan ke kediamannya ES untuk membicarakan pembagian hasil dari pekerjaan yang telah mereka lakukan bersama," katanya.
Selama proses penagihan terjadi komunikasi tidak baik, sehingga terjadi keributan antara kelompok ES, H dan D.
Irsan mengatakan, melihat situasi yang tidak berimbang terlapor inisial D dan H pergi keluar rumah. Selang beberapa jam kemudian, H dan D mendatangi lagi kediaman ES.
Baca Juga: Resep Sambal Embe yang Mudah dan Praktis, Pedasnya Bikin Nangis
"Dengan beberapa orang menggunakan kendaraan
roda dua dan roda empat, saat sampai di kediaman ES Susanto sudah tidak berada di rumah," katanya.
Istri korban yang merupakan seorang Polwan Aiptu SN yang melihat situasi tidak memungkinkan meminta pertolongan dengan memberitahukan kepada suaminya.
"Setelah mendapat informasi dari istrinya, saudara E dan EK (anggota Polsek) berangkat ke rumah. Sesampainya di rumah mereka melihat orang sudah ramai," katanya.
Situasi semakin memanas saat pelaku penyerbuan melihat ES dan mencoba menyerangnya. Adiknya EK
yang saat itu tidak memakai pakaian dinas spontan menolong abangnya.
Berita Terkait
-
Ngeri, Anggota Polisi di Medan Jadi Korban Pembacokan
-
Geger Kasus Pembacokan Warga Bawean Gresik, Dua Pelaku Diburu Polisi
-
Sudah 2 Bulan Pelaku Pembacokan Belum Juga Terungkap, Polisi Mengaku Kesulitan
-
Diserang Saat Asyik Nongkrong, Seorang Remaja Jadi Korban Pembacokan di Sawah Besar
-
Viral Video Pembacokan di Jalanan Lumajang, Warganet: Semprot Baygon Matanya
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat