SuaraSumut.id - Kericuhan mewarnai penggusuran rumah pensiunan PTPN II di Jalan Melati/Jalan Karya Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kamis (25/11/2021) sore.
Sebelumnya ada dua unit rumah semi permanen yang dihuni pensiunan dirobohkan. Proses penggusuran dilanjutkan terhadap rumah lainnya.
Sejumlah pensiunan bersama kuasa hukum dari LBH Medan yang tidak terima menghalang laju dua unit ekskavator yang hendak merobohkan rumah warga.
Suara tangis mulai dari anak-anak hingga emak-emak terdengar keras melawan petugas gabungan.
"Kalian gusur masyarakat, pensiunan demi proyek perumahan mewah. Kami siap mati, atas dasar apa (penggusuran) kami tidak tahu," teriak emak-emak bernama Dina.
Melihat adanya warga yang coba menghalangi, salah seorang anggota TNI Kapten Sulaiman langsung bertindak agar emak-emak meninggalkan ekskavator.
Upaya anggota TNI itu gagal karena emak-emak lainnya datang dan memeluknya. Perdebatan antara pihak keamanan dan kuasa hukum berlangsung panas.
"TNI harusnya melindungi masyarakat, tolong kami pak," kata warga.
Baca Juga: Tidak Ada Klaster Baru Covid-19, WSBK Mandalika Sukses Jalankan Protokol Kesehatan
Kuasa Hukum dari PTPN II Sastra akhirnya turun ke lokasi. Meski sempat berdebat mengenai dasar hukum penggusuran dan peta asli yang menunjukkan lahan memang HGU PTPN II, Sastra lalu menegaskan penggusuran tetap dilanjutkan.
"Saya perintahkan untuk bekerja (penggusuran), ini perintah," tegasnya.
Suasana kembali riuh saat salah seorang emak-emak menangis mengajak Sastra berbicara berharap menghentikan penggusuran sementara waktu.
Keduanya berpelukan di atas ekskavator. Sastra tampak mendengar dengan seksama curahan hati emak-emak.
Satu ekskavator lainnya menyala dan melaju ke rumah warga. Sontak, keluarga pensiunan bersama dengan kuasa hukum menghalau laju ekskavator yang hendak merobohkan rumah warga. Suasana pun berbuah menjadi ricuh.
"Masyarakat dan kuasa hukum dipukul oleh mereka," kata Kuasa Hukum Pensiunan PTPN II, Ali Matondang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini