Saat kericuhan terjadi, alat berat terus melaju merobohkan tembok rumah tanpa mempedulikan jerit tangis anak-anak dan orangtua yang meminta agar menunda penggusuran.
"Kalian tidak punya hati, kalian kejam sesama masyarakat," teriak warga.
"Sudah maju terus," kata salah seorang Satpam PTPN II.
Anggota DPRD Deli Serdang turun ke lokasi
Di tengah situasi yang nyaris tidak ada harapan yang dirasakan warga, datang anggota Komisi I DPRD Deli Serdang, Muhammad Adami.
"Apanya kalian ini main gusur-gusur aja, apa dasarnya? Ini yang kalian gusur masyarakat Deli Serdang, manusia," katanya kepada petugas.
Adami lalu mendatangi Kuasa Hukum PTPN II Sastra dan meminta agar penggusuran dihentikan karena tidak ada dasar hukum yang kuat.
"Terbuka aja kita bang, abang bawa dulu (peta yang menunjukkan lahan HGU PTPN II)," kata Adami.
Ia mengaku, pensiunan bertahan karena lahan itu merupakan eks HGU PTPN II. Sementara pihak PTPN II mengklaim lahan itu berstatus HGU.
Baca Juga: Tidak Ada Klaster Baru Covid-19, WSBK Mandalika Sukses Jalankan Protokol Kesehatan
"Jika pihak PTPN II mampu menunjukkan peta bahwa lahan itu masih HGU, maka warga akan rela meninggalkan lokasi. Saya bantu abang untuk mengeluarkan masyarakat, tapi abang tunjukan dulu (peta HGU PTPN II)," katanya.
Setelah berdialog dengan Adami, Sastra meminta kepada petugas keamanan PTPN II untuk menghentikan proses penggusuran sementara waktu.
Nantinya anggota DPRD Deli Serdang akan melakukan mediasi antara pihak PTPN II dengan pensiunan untuk mencari solusi terbaik tarkait hal itu.
Pantauan di lokasi, hingga Kamis sore proses penggusuran sudah berhenti. Sejumlah personel gabungan perlahan meninggalkan lokasi.
Namun demikian, kelegaan masyarakat hanya sesaat. Tak lama berselang. Sepasukan dari PTPN II kembali datang dan merobohkan rumah pensiunan. Meski begitu, masyarakat memutuskan tetap bertahan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Santuni 1.000 Bilal Mayit-Pengurus Masjid di Medan
-
Aceh Tamiang Kian Ramai di Penghujung Ramadan: Berburu Takjil dan Belanja Baju Lebaran
-
Anak-Anak Aceh Tamiang Antusias dengan MBG: Ada Daging Ayam dan Lembu, Buahnya Anggur dan Apel
-
Imigrasi Sumut Distribusikan 5.000 Paket Kebaikan di Ramadan
-
Ngabuburit hingga Bukber Makin Hemat dengan Promo Ramadan BRI