SuaraSumut.id - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Medan membuka posko pengaduan masyarakat terkait DPO (Daftar Pencarian Orang) yang belum ditangkap polisi.
Wakil Direktur LBH Medan Irvan Saputra menjelaskan, negara secara tegas menjamin hak warga negaranya dalam mendapatkan perlindungan dan kepastian hukum sebagaimana tertuang dalam Pasal 28D Ayat (1) UUD 1945.
"Kepolisian dalam hal ini Polda Sumut sebagai reprensentatif pemerintah dalam melindungi, melayani, mengayomi dan melakukan penegakan hukum serta ketertiban di masyarakat memiliki kewajiban melakukan penangkapan terhadap tersangka yang telah ditetapkan sebagai DPO," kata Irvan dalam keterangannya, Selasa (30/11/2021).
Irvan mengatakan, DPO yang masih bebas berkeliaran dinilai sangat berbahaya dan meresahkan masyarakat, khususnya pelapor.
Berdasarkan data yang dimiliki LBH Medan, tercatat diduga ada tujuh DPO di Polda Sumut dan jajaranya sampai saat ini belum tertangkap.
"LBH Medan mendesak Kapolda Sumut untuk segara melakukan penangkapan terhadap para DPO yang saat ini masih berkeliaran," ujarnya.
Pihaknya menilai, jika para DPO tidak ditangkap sesegera mungkin, maka telah mencederai hak asasi masyarakat, terkhusus para korban.
Selain itu, dikhawatirkan menghilangkan barang bukti serta melakukan tindak pidana lainya," katanya.
"Selain mendesak Kapolda Sumut, kita juga membuka posko pengaduan masyarakat terkait DPO di jajaran Polda Sumut yang belum ditangkap dan ditahan," pungkasnya.
Baca Juga: Mengapa Honda BR-V Dirombak dan Bukannya Mobilio?
Berita Terkait
-
4 DPO Kasus Penembakan Pos Polisi di Aceh Menyerahkan Diri
-
Terlibat Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir, Notaris Erwin Riduan Masuk DPO Polisi
-
Satu DPO Kasus Pencurian Kayu di Bintan Menyerahkan Diri, 2 Orang Masih Buron
-
Jogja Police Watch Desak Polres Bantul Segera Tangkap DPO yang Terlibat Tawuran Pelajar
-
DPO Eksekutor Begal Tewaskan Pegawai Basarnas Ditangkap
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki