SuaraSumut.id - Ratusan rumah warga di lima desa di Kecamatan Batang Lubu Sutam, Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut), rusak diterjang banjir bandang.
Dari data sementara Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Lawas, 431 rumah warga mengalami kerusakan ringan dan berat. Satu Pondok Pesantren dan satu SD Negeri Tamiang juga rusak.
Banjir bandang yang disertai materil lumpur dan kayu disebabkan tingginya curah hujan hingga naiknya debit air Sungar Sutam.
Banjir di malam pergantian tahun ini menerjang sebanyak lima Desa yaitu Desa Tanjung Baru, Desa Tamiang, Desa Manggis, Desa Siadam dan Desa Tanjung Barani, Kecamatan Balang Lubu Sutam.
Kepala Pelaksana BPBD Padang Lawas, Amit Hadi Nasution mengatakan, banjir bandang mengakibatkan sebanyak 87 unit rumah di desa Tamiang rusak berat, 34 unit rusak sedang, 22 unit rusak ringan.
Sementara, di desa Tanjung Baru 17 unit rumah hanyut atau rusak berat, 11 unit rusak sedang dan 181 rusak ringan.
Selanjutnya, di desa Tanjung Barani ada 23 unit rumah rusak berat, 28 unit rusak sedang dan 21 unit rusak ringan. Sementara di desa Manggis terdapat 4 unit rumah rusak berat.
Sedangkan di desa Siadam terdapat dua unit rumah rusak berat dan satu unit rumah mengalami rusak sedang. Beserta satu Pondok Pesantren Nizomul Hikmah desa Tamiang dan SD negeri 0802 Tamiang.
“Total tercatat 431 rumah mengalami rusak ringan sedang dan berat,” ungkap Hadi, dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com, Senin (3/1/2022).
Baca Juga: Simpan 9 Kg Sabu dan 2.800 Pil Ekstasi, IRT Pengedar Narkoba di Sumut Menangis
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Tak Harus Bahagia Dulu, Tersenyum Bisa Memengaruhi Suasana Hati
-
Tikus Masuk ke Atap Rumah? Ini Penyebab dan Cara Mengusirnya
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor