SuaraSumut.id - Polisi membongkar kuburan diduga korban tewas dianiaya di kerangkeng Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin, Sabtu (12/2/2022).
Hal ini dilakukan guna mengungkap kasus dugaan penganiayaan itu. Salah satu kuburan yang dibongkar diketahui berinisial S (35).
"Kuburan S dibongkar untuk mencari bukti tindak pidana yang dialaminya," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wayudi, melansir digtara.com--jaringan suara.com.
Hadi mengatakan, Sarianto meninggal dunia pada Juli 2021. Ia diduga dianiaya selama dikerangkeng.
Sarianto disebut meninggal dunia beberapa hari setelah berada di kerangkeng tersebut.
"Meninggalnya tahun 2021. Masuk 12 Juli dan meninggal dunia tanggal 15 Juli 2021," jelasnya.
Kekinian petugas masih melakukan proses pembongkaran makan tersebut. Diketahui,
pembongkaran dilakukan di dua lokasi terpisah.
Lokasi kuburan yang dibongkar berada di Kelurahan Sawit Seberang dan Desa Purwobinangun, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.
Berita Terkait
-
Polda Sumut Bongkar 2 Kuburan Korban Kerangkeng Bupati Langkat
-
Geger Soal Temuan Kerangkeng Manusia, KPK Resmi Perpanjang Masa Penahanan Bupati Langkat
-
Polisi Temukan 6 Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat Cacat Dianiaya
-
Polisi Periksa 63 Saksi Terkait Dugaan Penganiayaan Kerangkeng Bupati Langkat
-
Soal Temuan Kerangkeng Manusia di Rumahnya, Bupati Langkat Sebut Itu Sudah Umum dan Diketahui Aparat
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini