SuaraSumut.id - Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) menyimpan sebanyak 500 ribu dosis vaksin Covid-19. Dari jumlah tersebut, 356.670 di antaranya akan kadaluarsa pada 28 Februari 2022.
Anggota Satgas Covid-19 Sumut, dr Restuti Saragih mengatakan, pihaknya akan terus menggenjot vaksinasi agar dosis vaksin yang tersimpan tidak sampai kadaluarsa.
"Batas yang paling dekat adalah akhir Februari 2022," katanya, Senin (14/2/2022).
Menurut Restuti, vaksin yang berpotensi kadaluarsa di Sumut sesuai dengan data stok vaksin tanggal 11 Februari 2022. Vaksin moderna sejumlah 86.040 dosis tanggal kadaluarsa 28 Februari 2022. Vaksin AstraZenica sejumlah 270.630 dosis tanggal kadaluarsa 28 Februari 2022.
Berdasarkan surat Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan nomor SR.02.06/II/436/2022 perihal optimalisasi vaksin Moderna untuk booster, bahwa vaksin Moderna dapat segera digunakan sebagai booster dalam rangka optimalisasi pemanfaatan vaksin yang akan segera kadaluarsa.
Dalam surat itu disebutkan, sasaran vaksinasi booster akan ditujukan kepada anggota TNI/Polri, pegawai pemerintahan, pegawai BUMN, dan tenaga pendidik dan kependidikan beserta keluarganya di Kabupaten/Kota menggunakan vaksin Moderna dan AstraZenica.
Dia menjelaskan, apabila vaksin tersebut belum terpakai hingga masa kadaluarsa, maka pihaknya akan melakukan pemusnahan. Karena, kiriman alokasi vaksin dari pusat beserta batas waktu kadaluarsa wajib diterima oleh daerah dan mengupayakan secara maksimal penyuntikannya.
"Kalau untuk itu tentunya sesuai dengan SOP, penanganan limbah medis," ujarnya.
Dengan demikian, Restuti mengajak dan mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar segera mengikuti program vaksinasi dosis satu dan dua, kemudian booster.
Baca Juga: Polisi Periksa Bupati Langkat Terkait Kerangkeng Manusia
"Dan ini butuh dukungan semua pihak, unsur dalam Pentahelix. Pemerintah, masyarakat dan tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan rekan-rekan pers," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kolaborasi Bobby Nasution dan Edy Rahmayadi Bisa Beri Kekuatan untuk PSMS Medan
-
Bertambah 955 Orang, Pasien Positif Covid-19 Sumut Tembus 111.157 Kasus
-
Komnas Ham Saksikan Pembongkaran Makam Diduga Korban Penganiayaan di Kerangkeng Bupati Langkat
-
Polisi Bongkar Dua Makam, Periksa 65 Orang Terkait Kerangkeng Manusia Bupati Langkat
-
2 Pelaku Penyiksaan ABG Kurir Kosmetik di Medan Ditangkap, Korban Lega
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap