SuaraSumut.id - Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi angkat bicara soal puluhan warga di Mandailing Natal (Madina) diduga keracunan gas dari pipa PT SMGP. Edy mengaku tidak pernah memberikan rekomendasi terkait operasional PT SMGP.
"Dari awal memang saya tak rekomendasikan. Karena dia ada satu pipa melewati kampung,” kata Edy, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Rabu (9/3/2022).
Edy mengatakan, izin operasional PT SMGP dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat bukan Pemprov Sumut.
"Izinnya bukan dari sini, tapi nasional. Tugasnya provinsi hanya merekomendasikan. Pekerjaan itu baik. Hanya kecerobohan," kata Edy.
Peristiwa kebocoran gas dari proyek PT SMGP sudah dua kali terjadi. Karena itu, Edy menyebut telah melayangkan surat ke perusahaan itu.
"Itu kan sudah kita surati lagi. Itukan sudah dua kali (kejadian bocor gas). Saya lihat kejadian pertama kenapa itu melewati perkampungan. Itu yang jadi persoalan. Tapi jawabannya (saat itu) aman, karena itu kualitas saluran," katanya.
Korban keracunan gas dari PT SMGP bertambah menjadi 58 orang. Peristiwa berawal saat PT SMGP melakukan welltest di wellpad AAE Minggu (6/3/2022).
Pada saat melakukan welltest, ternyata asap sumur mengarah ke pemukiman Banjar Manggis Desa Sibanggor Julu yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi wellpad AAE. Sekitar pukul 16.30 WIB, puluhan orang mengalami pusing dan muntah yang diduga akibat H2S.
Baca Juga: Temui Jokowi, Eks PM Inggris Tony Blair Puji Pemerintah Indonesia Sudah On The Right Track
Tag
Berita Terkait
-
Korban Keracunan Gas di Madina Sumut Kembali ke Rumah
-
Polisi Selidiki Terkait Korban Keracunan Gas di Madina Sumut
-
Warga Madina Keracunan Gas, Bupati Minta Tanggung Jawab Perusahaan
-
Korban Diduga Keracunan Gas di Madina Sumut Jadi 58 Orang
-
Puluhan Warga di Madina Sumut Diduga Keracunan Gas dari Pipa Bocor
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa
-
Sinergi Imigrasi Belawan-Ombudsman, Wujud Kepastian Layanan dan Hukum
-
Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara: 4 Rumah Hanyut, 18 Rusak Berat