SuaraSumut.id - Sat Polair Polres Tanjung Balai bersama Direktorat Polairud Polda Sumut mengamankan kapal yang mengangkut 15 orang yang pulang dari Malaysia ke Indonesia.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menyebutkan mengatakan, awalnya personel Sat Polair Polres Tanjung sedang patroli di perairan Tanjung Balai Asahan.
"Saat patroli, personel melihat kapal tanpa nama sedang berlayar di Tanjung Jumpul, dari laut menuju Perairan Asahan. Petugas langsung memberhentikan kapal tersebut," kata Hadi, Rabu (13/4/2022).
Personel lalu melakukan pemeriksaan dan menemukan 15 orang di dalam kapal. Rinciannya 11 PMI ilegal dan 4 anak buah kapal (ABK) tanpa dokumen lengkap," katanya.
Hadi mengatakan, PMI ilegal tersebut masuk ke Indonesia setelah bekerja di Malaysia, sebagai nelayan hingga pekerja bangunan di daerah Sikimcan.
"Mereka membayar 1.400 Ringgit, ada juga 400 Ringgit ke kapal pukat Malaysia. Di tengah berbatasan di jemput kapal nelayan Indonesia," kata Hadi.
Mereka pun dibawa ke Mako Ditpolairud Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital