SuaraSumut.id - Dua bocah berusia empat dan lima tahun ditinggalkkan orang tuanya di tengah sawah yang jauh dari pemukiman warga. Peristiwa miris itu terjadi di Desa Parmompang, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina)
Peristiwa itu pun viral di media sosial Facebook setelah masyarakat menemukan dua bocah malang itu.
Bocah perempuan dan laki-laki itu mengaku berasal dari Kelurahan Sipolu-Polu, Kecamatan Panyabungan yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi mereka ditemukan warga.
Setelah ditemukan, anak itu kemudian dibawa ke Polsek Panyabungan. Alhasil, polisi pun menemukan orang tua dari anak-anak malang tersebut.
Kepada polisi, ayahnya, Ali Aswar (26) menceritakan kronologi anak-anak tersebut ditinggalkan di tengah sawah. Jelang meninggalkan anak, dia sempat cekcok dengan istrinya, Mas Roidah (32).
Lantas, Ali membawa kedua anaknya mengendarai sepeda motor ke rumah orang tuanya di Kampung Baru.
“Saya bertengkar dengan istri. Jadi istri saya bawa satu anak dan saya bawa dua anak yang ditemukan itu, menuju rumah orang tua saya di kampung Hutaimbaru pada malam itu,” kata Ali, dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com, Senin (6/6/2022).
Sesampainya di rumah orang tuanya, Ali bersama kedua anaknya pulang kembali karena tidak disambut dengan baik.
“Kami di jalan makan dulu. Sampai di rumah, orang tua saya sepertinya tidak senang, makanya kami balik lagi, pulang,” lanjutnya.
Baca Juga: Polemik Plt Bupati Padang Lawas, Edy Rahmayadi Dilaporkan ke Polda Sumut
Saat diperjalanan pulang, dia mengaku kebelet ingin buang air. Dia kemudian membawa kedua anaknya ke areal pesawahan tempat mereka ditemukan warga.
Tiba-tiba, kata Ali, datang segerombolan orang membawa senter (penerangan) datang. Ali yang panik lantas langsung melarikan diri dan meninggalkan anaknya.
"Saat itu kami di pinggir sawah, dan saya kaget ada segerombolan orang datang membawa senter. Sempat kami terjatuh, lalu saya angkat kedua anak itu dan saya pun takut lalu berlari sehingga kedua anak saya ketinggalan bersama motor itu,” terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Panyabungan AKP Andi Gustawi mengatakan, pihaknya langsung mengamankan anak-anak tak berdosa itu ke Mapolsek setelah dilaporkan warga.
Saat ini, pihaknya menyelidiki kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Oknum Dosen di Sumut Diduga Sodomi Mahasiswa Jadi Tersangka dan Ditahan
-
Truk Tangki Jatuh Timpa Rumah di Sibolga, Warga Panik
-
Remaja di Batubara Dibegal, Diikat, Polisi Bentuk Tim Buru Pelaku
-
Geger Kabar Penculikan Anak di Balige Sumut, Begini Fakta Sebenarnya
-
Bertambah Satu, Tersangka Pembakar Kafe di Deli Serdang Jadi 2 Orang
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polda Aceh Pecat Polisi Edarkan 142 Vape Getar di Bireuen
-
Puting Beliung Terjang 33 Desa di Deli Serdang, 108 Rumah Terdampak
-
Cara Memaksimalkan Layar Galaxy Z Fold8, Jadi Lebih Optimal
-
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Pidie Aceh, 7 Tewas
-
Buntut Kematian Winda Lorenza, Mantan Suami Dipatsus Propam Polda Sumut