SuaraSumut.id - Sebanyak 1.396 ekor sapi milik warga Langkat, Sumatera Utara (Sumut) dilaporkan terjangkit wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dari jumlah tersebut, 1.298 dinyatakan sembuh dan 9 ekor lainnya mati.
Hal itu diketahui dari data tim gabungan Pemkab Langkat, Polres Langkat dan TNI terus gencar melakukan sosialisasi dan pemeriksaan hewan ternak warga jelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.
Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok mengatakan, jumlah tersebut diketahui saat tim gabungan melakukan pendataan di seluruh wilayah di Kabupaten Langkat.
"Kami kerap melakukan pendataan. Hal ini guna mengantisipasi beredarnya hewan ternak lembu yang terjangkit PMK saat perayaan Idul Adha,” katanya dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com, Minggu (3/7/2022).
Menurutnya, ada beberapa wilayah di Kabupaten Langkat masuk dalam zona merah terkait PMK terhadap hewan ternak. Wilayah tersebut antara lain berada di Kecamatan Besitang, Pematang Jaya dan Kecamatan Pangkalan Susu. Sementara itu berdasarkan data yang telah dihimpun, jumlah ternak yang sudah di vaksin sebanyak 200 ekor.
Kapolres meminta seraya mengajak agar para stakeholder melakukan penanganan kasus PMK sama seperti saat melakukan penangan kasus covid-19.
"Kami meminta agar Dinas Peternakan selalu berkordinasi dan menyampaikan informasi tentang drof vaksin dan data terkonfirmasi penyakit ternak ini," katanya.
“Kita koordinasikan dengan dokter hewan mengenai ciri hewan yang terindikasi terkena penyakit PMK, agar bisa mendata perkiraan hewan yang terjangkit,” sebut Danu lagi.
Berita Terkait
-
Ditangkap Polisi, Pengakuan Pembunuh Siswi SMP di Langkat Bikin Geram
-
Pembunuh Siswi SMP di Langkat Ditangkap, Lihat Tampangnya
-
28 Hewan Ternak di Pandeglang Terjangkit PMK, Ratusan Vaksin Disiapkan untuk Daerah Lumbung Ternak Kerbau
-
Wanita di Langkat Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dianiaya Anak Kandung
-
Polda Sumut Selidiki Kasus Tewasnya Siswi SMP di Langkat
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Isi Lengkap Surat Edaran Wali Kota Medan Rico Waas soal Daging Babi yang Picu Protes
-
8 Cara Konsisten Baca Al-Qur'an Selama Ramadan
-
Angka Kemiskinan Sumut 7,24 Persen, Masuk 17 Terendah di Indonesia
-
Play-Ins FFNS 2026 Spring: 36 Tim Perebutkan 9 Tiket Menuju Grand Finals
-
Ekosistem Batang Toru dalam Sorotan: Revisi Tata Ruang, Dorongan KSN, dan Zona Merah