SuaraSumut.id - Banjir merendam ratusan rumah warga di Kota Medan, usai hujan deras mengguyur sejak Rabu (17/8/2022) malam hingga Kamis (18/8/2022) pagi.
Banjir menerjang ratusan rumah warga yang berada di pinggiran aliran Sungai Deli dan Sungai Babura, dengan ketinggian air masuk ke dalam rumah sekitar 80 hingga 100 cm.
Air mulai mengalami kenaikan sekitar pukul 01.30 WIB, sebelum merendam pemukiman warga, banjir sudah merendam sejumlah ruas jalan di Medan.
Banjir yang merendam ruas jalan menyulitkan pengendara, bahkan ada beberapa sepeda motor yang mogok.
Tingginya curah hujan membuat volume air sungai terus meningkat signifikan hingga akhirnya meluap dan meringsek masuk ke rumah-rumah warga khususnya yang berada di pinggiran sungai.
Kepala BPBD Medan M Husni ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, menyampaikan hingga pagi tadi, tercatat 696 unit rumah warga terendam banjir.
Ia merincikan 696 unit rumah warga tersebar di Jalan Suprapto Lingkungan 3 Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun sebanyak 182 unit rumah, yang terdiri atas 90 KK/ 575 jiwa.
"Di Jalan Perjuangan Lingkungan 13 dan 19 Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Medan Sunggal, total terdampak 42 rumah (40 KK/104 jiwa)," ujarnya.
Kemudian di Jalan Jamin Ginting Komplek Pamen Lingkungan 3 dan 7 Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru, total terdampak 22 unit rumah (30 KK/ 102 jiwa).
Baca Juga: Bobby Nasution Kumpulkan OPD-Camat Agar Sigap Atasi Banjir
Banjir juga merendam pemukiman warga di Jalan Sari Rejo Lingkungan 6, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, sebanyak 70 unit rumah warga kebanjiran (80 KK/194 jiwa).
"Di Jalan Brigjen Katamso Gg Bidan - Merdeka Lingkungan 8 dan 9 Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun, total terdampak banjir 230 rumah (526 KK/787 jiwa)," kata Husni.
Dan, banjir merendam 150 rumah di Jalan Luku Gg Bersama Kelurahan Kepala Berkala Kecamatan Medan Johor.
"Jumlah Pengungsi di Masjid Mutaqqin (Medan Johor) sekitar 30 orang," imbuhnya.
Husni mengatakan sejak Kamis dinihari pihaknya sudah melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi banjir.
"Mempersiapkan peralatan evakuasi untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan," jelasnya.
Berita Terkait
-
Penyebab Hujan Lebat yang Akibatkan Banjir di Kota Medan, Simak Penjelasan BMKG
-
Banjir Rendam 696 Rumah Warga di Medan, 2.247 Jiwa Terdampak
-
Medan Dilanda Banjir, Anggota DPRD Sentil Pemko: Anggaran Besar, Tak Serius Tangani Banjir
-
Petugas Evakuasi Korban Banjir di Kota Medan Pakai Perahu Karet, Ratusan Rumah Terendam
-
Diguyur Hujan Deras, Kota Medan Banjir ! Publik: Udah 77 Tahun Merdeka Belum Ada Solusi
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Imigrasi Sumut Perkuat Pengawasan Keimigrasian Melalui Desa Binaan di Labuhanbatu Selatan
-
Bimtek Gerindra Sumut, Kader Diminta Solid Kawal-Sosialisasikan Program Presiden Prabowo
-
Kecelakaan Maut Mobil Vs Truk di Tol, 1 Orang Tewas
-
Akademisi USU: Pemulihan Pascabencana Tak Cukup Hanya Bangun Rumah
-
Ratusan Pengungsi Gunung Sinabung Mulai Pulang ke Kuta Tengah