ilustrasi PLTA Batang Toru. [Antara]
Apalagi, saat ini pemerintah Indonesia memimpin Presidensi G20 Indonesia yang menekankan komitmen pembangunan berkelanjutan yang melindungi lingkungan dan hak-hak masyarakat.
Oleh sebab itu, kata Annisa, pemerintah sudah semestinya mengkaji ulang proyek-proyek yang tidak sejalan dengan prinsip-prinsip tersebut.
"Semua pihak terkait harus berpikir ulang apakah proyek PLTA tersebut lebih besar mudarat daripada manfaatnya untuk masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tenggelam Dua Hari di Sungai Lematang Sumsel, Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas
-
Sadis! Tusuk Tetangga Hingga Tewas di Lemahabang Karawang, Motif Pelaku Masih Didalami Polisi
-
Ini Ajaran Santhara yang Diduga Dianut Keluarga yang Tewas di Kalideres: Tak Makan 35 Hari Sebelum Mati
-
Ditinggal Beli Paket Internet, Pria di Simalungun Ditemukan Keponakan Tewas Tergantung di Pohon Mangga
-
Bule Amerika Tewas di Gunung Agung Bali Diduga Langgar Aturan Adat
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400