SuaraSumut.id - Wali Kota Padang Sidempuan, Irsan Efendi Nasution, mengecek kondisi personel Satpol PP Rory Jenrio yang menjadi korban serangan pasca bentroknya Satpol PP dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) pada Sabtu (26/11/2022) sore.
Kekinian, personel Satpol PP Jenrio itu masih dirawat RSUD Padang Sidempuan.
Wali Kota Irsan Efendi Nasution bersama sejumlah pimpinan OPD melihat kondisi Rory yang sedang menjalani perawatan di ruang VIP RSUD Padang Sidempuan.
"Kita apresiasi personel Satpol PP yang berdedikasi dalam pengamanan dan penertiban kawasan Jalan Thamrin, walaupun sempat terjadi bentrok dengan oknum pedagang," katanya.
Sementara itu, Kasat Pol PP Padang Sidempuan Zulkifli Lubis mengatakan, oknum yang mengatasnamakan PKL itu masih dikejar. Dia ingi memastikan apakah benar pedagang atau hanya sebagai provokator yang memanfaatkan situasi di lapangan.
"Kita juga akan melaporkan kejadian ini ke Polres Padang Sidempuan sebagai bentuk tindak pidana kekerasan dan menghalangi jalannya proses penertiban dan pembersihan kawasan Jalan Thamrin," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Hyundai Creta Alpha Resmi Meluncur, Segini Harganya
-
Viral Pria Bersenjata Tajam di Labuhanbatu Selatan Sandera Wanita Renta, Pelaku Ditangkap
-
Daftar Desa dan Dusun di Aceh yang Hilang Akibat Bencana
-
59.365 Meter Jaringan Irigasi di Kabupaten Aceh Timur Rusak Akibat Bencana
-
Kurikulum Darurat KBM Diterapkan di Aceh Timur Pascabencana