SuaraSumut.id - Peringatan Hari Guru di Medan, Sumatera Utara (Sumut), tercoreng dengan aksi tawuran pelajar. Mereka terlibat tawuran di 12 lokasi. Polisi yang mendapat laporan lalu menangkap 46 orang pemuda.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa mengatakan, tawuran terjadi setelah pelajar mengikuti peringatan hari guru.
"Hari Guru menjelang siang hari, ada beberapa kejadian yang mengarah tawuran, tepatnya di lokasi yang bisa kami datakan ini ada 12 lokasi," kata Valentino, Minggu (27/11/2022).
Dari 46 pelajar yang ditangkap, kata Valentino, delapan diantaranya ditetapkan menjadi tersangka.
"Sekitar 8 orang (kita jadikan) tersangka," ujar Valentino.
Valentino menjelaskan, tawuran itu menyebabkan seorang pelajar berinisial F meninggal dunia karena dibacok.
"Tawuran yang terjadi tidak sepenuhnya melibatkan para pelajar. Namun alumni sekolah ada yang ikut terlibat," jelasnya.
Valentino mengaku perlu kerjasama dari semua pihak agar tawuran yang merenggut nyawa pelajar tidak terjadi lagi.
"Perlu kerjasama dari kita semua, khususnya dari pihak sekolah, untuk tidak terulang kejadian seperti ini, kejadian kemarin sangat membahayakan, kami merasa sangat perlu dukungan pihak keluarga dan pihak sekolah dan pemerintah," cetus Valentino.
Baca Juga: Nelayan Temukan Serpihan Helikopter Polisi di Belitung Timur
Oleh karena itu, kata Valantino, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi maupun kotamadya Medan.
"Ke depan kami akan kerjasama dengan Dinas pendidikan kumpulkan kepala sekolah kita bekerja sama kejadian ini tidak terulang lagi," ucapnya.
"Menurut hemat saya penting peran sekolah dan orangtua, (agar siswa) bisa sekolah lebih serius, dan tidak ikut geng sekolah, melanggar pidana berbuat hukum dan meresahkan masyarakat banyak dan keluarganya sangat direpotkan," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pelajar Tawuran saat Hari Guru di Medan, Polisi Bakal Kumpulkan Kepala Sekolah
-
5 Orang Jadi Tersangka Tawuran yang Tewaskan Pelajar di Medan, Begini Kronologinya
-
Pilu Ibu Pelajar yang Tewas Dibacok, Tak Bisa Tidur Kehilangan Anak Tunggal
-
Tawuran Puluhan Pelajar di Tuban Bawa Sajam, 4 Bocah Luka-luka
-
Polisi Tangkap 4 Pelaku yang Bacok Pelajar hingga Tewas di SPBU Medan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia
-
Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok
-
Nyamuk Ternyata Punya Warna Favorit, Ini 5 Warna yang Cenderung Dihindarinya
-
Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita