Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Rabu, 31 Januari 2024 | 12:19 WIB
Tangkapan layar Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Medan Andy Yudhistira diduga mengajak kepala sekolah memenangkan Prabowo-Gibran. [Ist]

"Begitu yang di dalam (KASN) menyatakan yang dilakukan bertentangan dengan undang-undang ASN dan memberikan sanksi, karena kejadian ini terjadi saat Pemilu kita akan bergerak lagi. Bergerak ke Bawaslu untuk melaporkannya secara pidana," cetusnya.

Aswin melihat ada dugaan laporan terhadap Andy ini diulur hingga habis Pilpres. Dirinya pun menyinggung proses ini hanya dagelan belaka.

"Pertanyaannya, semua orang tahu pelanggaran selama proses Pemilu itu cuma 14 hari, semalam kan baru keluar suratnya dari Bawaslu Kota Medan. Sementara Pemilu kita gak sampai 14 hari lagi, jadi ini dagelan saja," tegasnya.

Harusnya, kata Aswin, Bawaslu yang meyakini telah terjadi proses pelanggaran yang dilakukan Andy harus bertindak melemparkan ini ke Gakkumdu dan memproses pidana.

Baca Juga: Tim AMIN Desak Bawaslu Tuntaskan Perkara Kabid Disdik Medan Arahkan Pilih Prabowo Dalam 3x24 Jam

"Kenapa dia laporkan ke KASN, jadi sebenarnya ini dagelan saja, namun gitupun sebagai warga negara yang taat hukum kita masih optimis, hal-hal yang seperti ini masih akan diselesaikan melalui perangkat hukum yang ada," katanya.

Kontributor : M. Aribowo

Load More