"Kami tidak setuju kalau narkoba disebut bahaya laten, gak laten lagi, udah terbuka," cetusnya.
Mirisnya lagi, para bandar narkoba tetap bisa mengendalikan barang haram ini dari balik Lapas yang ada di Sumut.
"Kalau mau jujur bapak mana mungkin narkoba masuk, pakai handphone tanpa pintu di pintu itu aparat bapak, ada apa?" jelasnya.
Dirinya mengungkapkan adanya dugaan kalau oknum aparat penegak hukum menikmati carut marut narkoba di Sumut.
"Ulama dan tokoh agama sepakat narkoba itu haram total, tapi aparat banyak juga menjadikan itu alat bisnis," katanya.
"Apa yang perlu diperbaiki menurut majelis ulama, mental aparat perlu diperbaiki. Bukan masyarakat bawah lagi main narkoba, pemimipin-pemimpinnya," sambungnya.
Tanggapan Kapolda Sumut
Kapolda Sumut Irjen Agung Imam Setya Effendi menanggapi terkait dengan adanya oknum aparat terlibat narkoba.
"Polisi harus bersih dulu dari narkoba, maka kita ada langkah-langkah konkret untuk penegakan hukum," jawabnya.
Pihaknya bersama BNN dan seluruh stakeholder di Sumut sudah menjalankan langkah-langkah pemberantasan narkoba.
"Kemudian dipastikan bahwa penanganan narkoba tidak boleh menyimpang, tentunya kami bersama Pangdam sudah komit bagaimana penanganan narkoba ini secara tuntas," katanya.
"Internal harus menjadi prioritas karena kita sedang memembangun bagaimana kita sedang memisahkan antara bandar, antara pengedar, kami adalah minyak mereka adalah air, seperti minyak dan air kita pisahkan," sambungnya.
Namun, Agung enggan menjawab soal berapa jumlah oknum polisi yang terlibat narkoba di Sumut dan seperti apa penindakannya.
"Terima kasih saya rasa ada datanya," katanya singkat.
Disinggung adanya oknum personel Polrestabes Medan, Briptu S yang ditangkap terkait peredaran narkoba baru-baru ini, Agung membenarkannya.
Berita Terkait
-
Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar
-
Polda Jambi Ringkus M. Alung Buronan Sabu 58 Kg yang Sempat Kabur
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Kapolda Riau Minta Maaf di Tengah Masyarakat Panipahan, Tegaskan Evaluasi Menyeluruh
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Cari Mobil Bekas Irit dan Tangguh? 3 Toyota Ini Terbukti Bandel
-
Viral 4 Pria Todong Pistol ke Tukang Pangkas di Medan, 2 Polisi Dipatsus
-
Pilu Pelajar di Medan Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Lewat Pipa Air demi Bisa Sekolah
-
Ingin Mobil Keluarga Murah? 3 Mobil Bekas Ini Bisa Menggantikan Toyota Avanza
-
Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman