"Jadi, kami menduga ini upaya pembungkaman dari mereka, upaya untuk menakut-nakuti supaya kami tidak bersuara,” ungkapnya.
"Ini teror sekaligus ancaman secara simbolik, bagi orang Batak itu kan burung melambangkan kebebasan, dia bisa terbang ke mana pun, jadi ini seperti pesan 'kebebasanmu akan saya rampas," katanya.
TPL dan Isu Kerusakan Lingkungan
PT Toba Pulp Lestari (TPL) menjadi sorotan terkait isu kerusakan lingkungan di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.
Beberapa pihak, termasuk Gereja HKBP dan organisasi lingkungan seperti Walhi, menuntut penutupan pabrik TPL karena dianggap memicu krisis ekologis dan sosial.
Seperti deforestasi besar-besaran, pencemaran air dan udara, serta bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor yang berulang di sekitar kawasan operasionalnya.
Warga setempat juga melaporkan pencemaran lingkungan yang menyebabkan gangguan kesehatan seperti gatal-gatal dan kerusakan lahan pertanian akibat limbah pabrik TPL yang telah beroperasi selama lebih dari 30 tahun tanpa izin dari masyarakat adat.
Selain itu, investigasi menemukan bahwa TPL diduga melakukan deforestasi hingga puluhan ribu hektare, termasuk kawasan hutan lindung yang seharusnya berfungsi sebagai penyangga kehidupan dan pengendali bencana ekologis.
Kontroversi ini menimbulkan ketegangan antara perusahaan, masyarakat adat, dan aktivis lingkungan yang menuntut agar pemerintah mengambil tindakan tegas, termasuk pencabutan izin dan penutupan PT TPL demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan Danau Toba.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Nurul Sarifah, Aktivis Kpop4Planet yang Ukir Sejarah di National Geographic 33
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
Iwakum Kecam Teror terhadap Pegiat Medsos dan Aktivis: Bentuk Pembungkaman Kritik
-
Hari Ini KLH Panggil PT TPL hingga PTPN III Terkait Banjir di DAS Batang Toru
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Jembatan di Bandar Tarutung Tapsel Amblas Dihantam Banjir
-
Diduga Diterkam Harimau, Anak Kerbau Ditemukan Tak Utuh di Tapanuli Utara
-
Hanyut Saat Mandi Sungai Bareng Teman, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas di Deli Serdang
-
Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 13 WNI Calon Jemaah Haji Nonprosedural di Kualanamu
-
11 Desa di Lima Kecamatan Aceh Utara Dilanda Banjir Rob dan Abrasi Pantai