- Kemnaker membuka program magang nasional 2025 bagi lulusan Diploma dan Sarjana.
- Pendaftaran berlangsung 7–12 Oktober 2025 melalui platform SIAPkerja Kemnaker.
- Magang dilaksanakan 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026 di berbagai sektor mitra.
SuaraSumut.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka program magang nasional 2025 bagi fresh graduate lulusan Diploma hingga Sarjana.
Pendaftaran dibuka mulai 7 hingga 12 Oktober 2025. Sedangkan masa magang berlangsung selama enam bulan, yakni dari 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026.
Para peserta nantinya akan ditempatkan di berbagai sektor sesuai kebutuhan perusahaan mitra.
Pelaksanaan program magang ini diatur dalam Permenaker Nomor 8 Tahun 2025 dan menjadi bagian dari rangkaian 8 Paket Akselerasi Ekonomi 2025.
Syarat Mengikuti Program Magang Kemnaker 2025
- Bagi kamu yang ingin mendaftar, berikut adalah persyaratan utama yang wajib dipenuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
- Lulusan Diploma atau Sarjana dengan masa kelulusan maksimal 1 tahun sejak tanggal ijazah.
- Berasal dari perguruan tinggi yang tercatat di Kemendikbudristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi).
Cara Daftar Program Magang Kemnaker 2025
Semua proses pendaftaran dilakukan secara online melalui platform resmi SIAPkerja Kemnaker. Berikut alur lengkapnya:
- Buka situs resmi SIAPkerja Kemnaker di tautan https://siapkerja.kemnaker.go.id/.
- Buat akun atau login menggunakan data yang valid.
- Lengkapi profil dan unggah dokumen (ijazah, CV, dan identitas diri).
- Pilih posisi magang sesuai minat dan latar belakang pendidikan.
- Kirim pendaftaran dan tunggu proses verifikasi dari tim Kemnaker.
Jadwal penting yang harus kamu catat:
- Pendaftaran perusahaan dan pengajuan program magang: 1-7 Oktober 2025
- Pendaftaran peserta magang: 7-12 Oktober 2025
- Seleksi & pengumuman hasil: 13-14 Oktober 2025
- Pelaksanaan magang: 15 Oktober 2025-15 April 2026
Manfaat Mengikuti Program Magang Kemnaker 2025
Peserta yang lolos dan menjalani program ini akan memperoleh sejumlah keuntungan, di antaranya:
1. Mendapat kesempatan belajar langsung di perusahaan.
2. Dibimbing oleh mentor berpengalaman.
3. Dilibatkan dalam berbagai proyek strategis.
4. Menerima uang saku setara UMK serta perlindungan jaminan sosial.
5. Memperluas jejaring profesional sekaligus peluang karir.
Dengan mengikuti program ini, para lulusan baru tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja nyata, tetapi juga peluang untuk membangun karir sejak dini.
Berita Terkait
-
"Parpol Tiga Huruf" Noel Ungkap Keterlibatan Dalam Praktik Pemerasan Sertifikasi K3
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Eks Wamenaker Noel Sebut Bandit Tengah Bidik Menkeu Purbaya
-
Bikin Heboh di Sidang Tipikor, Eks Wamenaker Noel Minta Hukuman Mati
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Akan Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Hari Ini
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
58 Huntara Bener Meriah Ditempati Korban Bencana, Total Bangunan 914 Unit
-
Bobby Nasution Siapkan Kompetisi Desa, Hadiah Minimal Rp 10 Miliar!
-
Tambang Emas Martabe Telah Rehabilitasi 41,76 Hektare Hutan
-
Heboh Kakek Penjual Mainan Diduga Cabuli Anak SD di Deli Serdang, Polisi Tahan Pelaku
-
Listrik Padam 8 Jam di Padang Lawas 14 Februari 2026, Ini 13 Kecamatan yang Terdampak