-
58 huntara ditempati warga korban bencana hidrometeorologi setempat.
-
Total pembangunan mencapai 914 unit dan progres kini 90 persen.
-
Lokasi tersebar di banyak kecamatan untuk kebutuhan pengungsi.
SuaraSumut.id - Sebanyak 58 unit hunian sementara (Huntara) Bener Meriah, Aceh, mulai ditempati warga yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Kepala BPBD Kabupaten Bener Meriah, Safriadi, mengatakan perkembangan huntara Bener Meriah menunjukkan kemajuan signifikan. Dari ratusan unit yang direncanakan, sebagian sudah bisa digunakan masyarakat di sejumlah titik pengungsian.
"Sebanyak 58 huntara sudah ditempati warga. Puluhan huntara yang dihuni tersebut berada di Kecamatan Syiah Utama, Kecamatan Mesidah, dan Kecamatan Gajah Putih," kata Safradi, Sabtu (14/2/2026).
Menurut dia, total huntara Bener Meriah yang dibangun mencapai 914 unit. Hingga saat ini progres pembangunannya hampir rampung dengan capaian sekitar 90 persen.
Ratusan hunian sementara tersebut tersebar di banyak lokasi. Huntara Blang Rakal disiapkan untuk 41 keluarga, Huntara BP Rimba Raya bagi 36 keluarga, serta Huntara RTH Uning Baro yang dapat menampung 33 keluarga.
Selain itu, terdapat Huntara Lapangan Bola Tunyang untuk 222 keluarga, Huntara Wonosobo 89 keluarga, Huntara Dry Port Ketipis 84 keluarga, Huntara GOR 33 keluarga, dan Huntara Makmur Sentosa delapan keluarga.
Berikutnya, Huntara Muyang Kute Mangku diperuntukkan bagi 15 keluarga, Huntara Mesidah 77 keluarga, Huntara Tembolon 13 keluarga, Huntara Wihni Durin tiga keluarga, Huntara Gerpa 54 keluarga, serta Huntara Raya Mulie enam keluarga.
Selanjutnya, Huntara Rusip delapan keluarga, Huntara Kantor Camat Bener Kelipah enam keluarga, Huntara Kampung Timur Raya tujuh keluarga, dan Huntara Wih Tenang Uken 17 keluarga.
"Kemudian Huntara Balai Penyuluh Kampung Gelampang Wih Tenang Uken untuk sebanyak 142 keluarga dan Huntara Lapangan Bola Rongga-rongga untuk sebanyak 20 keluarga," kata Safriadi. (Antara)
Berita Terkait
-
Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
11 Desa di Lima Kecamatan Aceh Utara Dilanda Banjir Rob dan Abrasi Pantai
-
Tarif Parkir Inap Bandara Kualanamu 2026, Ini Rinciannya
-
2 Nelayan Aceh Divonis 15 Tahun Penjara Kasus Peredaran 1 Kg Kokain
-
Ketahuan Simpan Vape Narkoba Dalam Tumpukan Roti, ASN Pemprov Sumut Ditangkap
-
Stok Daging Kurban di Sumut Aman Jelang Idul Adha, Distribusi dan Pengawasan Kesehatan Diperketat