- Kelembapan tinggi di kamar mandi membuat handuk cepat bau dan berjamur.
- Handuk harus benar-benar kering sebelum disimpan agar tidak lembap.
- Sirkulasi udara yang baik membantu menjaga handuk tetap segar dan bebas jamur.
SuaraSumut.id - Pernahkah kamu merasa kesal karena handuk cepat bau padahal baru beberapa kali dipakai? Atau melihat bintik-bintik hitam jamur di handuk favoritmu?
Masalah ini ternyata bukan hanya karena cara mencucinya, tetapi juga cara menyimpan handuk di kamar mandi yang salah.
Kelembapan tinggi di kamar mandi bisa membuat handuk cepat berjamur dan berbau tidak sedap. Namun, dengan beberapa langkah sederhana, kamu bisa mencegahnya dan menjaga handuk tetap segar lebih lama.
Berikut panduan lengkap agar handukmu selalu bersih, wangi, dan bebas jamur.
Kenapa Handuk Bisa Bau dan Berjamur?
Sebelum mencari solusinya, penting untuk tahu penyebab utama handuk mudah bau dan berjamur:
- Kelembapan tinggi di kamar mandi menyebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
- Handuk tidak benar-benar kering saat disimpan, lembap sedikit saja bisa memicu bau apek.
- Sirkulasi udara buruk, terutama di kamar mandi tanpa ventilasi atau exhaust fan.
- Penumpukan handuk kotor di rak tertutup membuat udara sulit mengalir.
- Residu detergen dan pelembut kain menumpuk di serat handuk, sehingga menyimpan bau.
Masalah ini umum terjadi di rumah-rumah modern dengan kamar mandi tertutup dan minim cahaya alami. Tapi jangan khawatir, ada banyak cara praktis untuk mengatasinya.
Pastikan Handuk Kering Sebelum Disimpan
Setelah digunakan, jemur atau gantung handuk di tempat terbuka hingga benar-benar kering. Jangan pernah melipat handuk lembap dan langsung menaruhnya di rak.
Gunakan Rak atau Kait Terbuka
Rak terbuka atau gantungan dinding lebih baik daripada lemari tertutup. Udara bisa bersirkulasi dan mencegah lembap menumpuk. Jika kamu memakai kabinet, pastikan ada celah udara atau lubang ventilasi.
Hindari meletakkan handuk di dekat area basah seperti wastafel atau shower.
Lipat Longgar, Jangan Padat
Saat menyimpan handuk bersih, lipat longgar atau gulung dengan rapi. Jarak antarhanduk penting untuk menjaga sirkulasi udara. Menumpuk rapat hanya akan memerangkap kelembapan dan mempercepat bau muncul.
Gunakan Penyerap Kelembapan
Berita Terkait
-
Terapkan 7 Trik Rahasia Google Maps Berikut, Bebas Nyasar ke Hutan atau Sawah
-
Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
-
Cara Baru Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Ingat Batas Waktu Maksimal 31 Maret 2026
-
Bahlil Ingatkan Jangan Boros LPG, Ini 5 Cara Hemat Gas yang Bisa Dicoba di Rumah
-
Menabung Bisa Bikin Kaya? Intip Tips di Buku Good With Money
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Urus Paspor Sambil Ngemall, Imigrasi Medan Resmi Buka Lounge Mewah di Delipark
-
Kampung Koboi Tugu Selatan Bertransformasi Jadi Desa BRILian
-
Tersangka Penggelapan Gunakan Dana Jemaat Gereja di Aek Nabara untuk Investasi Kafe-Mini Zoo
-
Enam Warga Pakistan Dideportasi, Ini Perkaranya
-
Kepala Desa di Pidie Korupsi Dana Desa Jadi DPO, Diduga Kabur ke Malaysia