- AKBP Adrian Risky Lubis resmi dilantik menjadi Kasat Reskrim Polrestabes Medan menggantikan AKBP Bayu Putro Wijayanto.
- Lulusan Akpol 2008 ini memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse kriminal serta penanganan kasus narkotika.
- Pengalaman tugas di berbagai wilayah dan prestasi dalam Operasi Tinombala menjadi modal utama jabatan barunya tersebut.
SuaraSumut.id - AKBP Adrian Risky Lubis dipercaya menduduki jabatan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Medan yang baru.
Dia menggantikan AKBP Bayu Putro Wijayanto yang dimutasi menjadi Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda Sumut.
Siapa AKBP Adrian Risky Lubis? Berikut rangkuman kiprahnya selama di kepolisian.
Profil AKBP Adrian Risky Lubis menarik perhatian karena rekam jejaknya yang panjang di bidang reserse kriminal dan narkotika. Perwira polisi berdarah Batak Mandailing ini merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2008.
Rekam Jejak Karier yang Panjang
Karier AKBP Adrian Risky Lubis dimulai di jajaran Polda Sumatera Barat pada periode 2008 hingga 2012.
Di sana, ia dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis, mulai dari Kanit Pidum dan Kanit Tipiter Polresta Bukittinggi, hingga Kanit Reskrim Polsek Kota Bukittinggi dan Kanit Tipidkor Polresta Bukittinggi.
Ia juga sempat menjabat sebagai Kasatresnarkoba Polresta Payakumbuh. Kariernya kemudian berlanjut ke Polda Jawa Barat pada 2012 hingga 2015.
Di wilayah ini, ia menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Pacet, Cianjur, serta KBO Satresnarkoba Polres Cianjur.
Baca Juga: Daftar Mutasi Polda Sumut April 2026: Dari Kasat Reskrim Polrestabes Medan hingga Kapolsek Diganti
Pada 2016 hingga 2017, ia mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta, sebelum kembali melanjutkan tugas di Polda Sulawesi Tengah pada 2017 hingga 2019.
Di Sulawesi Tengah, ia dipercaya mengemban sejumlah posisi penting, di antaranya Kasatresnarkoba Polres Poso, Kasatreskrim Polres Banggai, serta Kasatreskrim di Polres Morowali dan Polres Morowali Utara.
Tak hanya itu, Adrian juga tercatat pernah terlibat dalam Operasi Tinombala, yakni operasi penanganan terorisme. Atas keterlibatannya, ia menerima tanda jasa dari Presiden Republik Indonesia.
Kembali ke Sumatera Utara
Pada tahun 2020, ia kembali ke Sumatera Utara dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Asahan, kemudian Kasatreskrim Polres Tanah Karo.
Kariernya terus berkembang saat bertugas di Polrestabes Medan. Ia pernah menjabat sebagai Wakasatreskrim, Wakasatresnarkoba, hingga dipercaya menjadi Kasatresnarkoba pada tahun 2024.
Berita Terkait
-
Rotasi Besar Polri, Irjen Sandi Nugroho Geser Andi Rian di Polda Sumsel!
-
Mutasi Polri: Jenderal Polwan Jadi Wakapolda, 34 Srikandi Lain Pimpin Direktorat dan Polres
-
Cegah Penjarahan Meluas, Polda Sumut Kerahkan Brimob di Minimarket hingga Gudang Bulog!
-
Korban Tewas Banjir-Longsor di Sumut Tembus 176 Jiwa, Ratusan Masih Hilang
-
Rumah Hakim PN Medan Kebakaran, Sengaja Dibakar atau Murni Kecelakaan?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BRI Tingkatkan Kepercayaan Nasabah Lewat Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
140 Situs Budaya Iran Rusak Akibat Serangan AS-Israel, Kerugian Mencapai 837 Miliar
-
Jangan Anggap Sepele! Ini Cara Mencegah Kucing Terkena Kutu
-
20 Tahun Beroperasi, Ki Bedil Penjual Senpi Ilegal Ditangkap Polisi
-
DPR Puji Progres Kementerian Imipas Benahi Masalah Lapas