Suhardiman
Minggu, 19 April 2026 | 22:58 WIB
Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. [Ist]
Baca 10 detik
  • Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Nus Kei, tewas akibat penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu, 19 April 2026.
  • Polisi berhasil menangkap dua terduga pelaku berinisial HR dan FU dua jam setelah insiden penikaman tersebut terjadi.
  • Pihak kepolisian dan Partai Golkar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menyerahkan pengusutan kasus ini kepada pihak berwajib.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Umar A. Lessy, meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penikaman yang menewaskan Nus Kei.

Sebab, insiden ini berpotensi berdampak luas, tidak hanya bagi keluarga korban tetapi juga terhadap stabilitas sosial di daerah.

"Kami minta ini diusut tuntas dan sekaligus menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden penikaman yang menimpa Ketua Partai Golkar Malra," ucap Umar.

Ia mengatakan, Golkar mengingatkan seluruh kader, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara, agar tidak terpancing emosi dan tetap menjaga ketertiban.

"Solidaritas harus ditunjukkan dalam bentuk sikap dewasa dan bukannya tindakan yang memperkeruh keadaan," katanya.

"Mendorong semua pihak termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan elemen pemuda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi," jelasnya.

Load More