Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Warga di Padang Diamankan Densus 88

M Nurhadi Kamis, 23 Juli 2020 | 14:48 WIB

Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Warga di Padang Diamankan Densus 88
Ilustrasi Densus 88 (Polri.go.id)

"Antara 6-7 orang. Itu ditangkap di tiga titik. Itu saja yang saya tahu. Kalau informasi lain, tanya ke polisi saja," kata Yulfrizal.

SuaraSumut.id - Sejumlah orang di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah diamankan Tim Densusu 88 lantaran diduga terlibat jaringan terorisme.

Penangkapan yang dilakukan pada Selasa (21/7/2020) malam tersebut dilakukan di tiga titik disekitar kelurahan ini. Melansir Covesia.com (jaringan Suara.com), penangkapan pertama dilakukan di klinik bekam As-Salim di Jalan Kenanga yang tak jauh dari SMP 16 Padang. Kemudian beralih ke salah satu toko pakaian tak jauh dari Klinik Bekam As-Salim. 

"Selasa malam, memang banyak polisi dan membawa dua orang dari klinik bekam ini. Tapi kami warga tidak boleh mendekat. Apa masalahnya, kami tidak tahu. Ditanya sama polisi mereka bilang juga tidak tahu saat kejadian," ujar salah seorang warga yang berjualan dekat klinik Bekam As-Salim.

Informasi yang diterima Covesia.com, salah seorang yang tertangkap di Klinik As-Salim bernama Hardyanto, warga komplek villa Anggrek RT 4 RW 13, kelurahan Balai Gadang. Hal ini dibenarkan ketua RT 4, Marcel Syam. 

marcel mngatakan, Hardyanto tertangkap saat berada di luar rumah. Sekitar pukul 20.30 WIB, puluhan anggota kepolisian terlihat melakukan penggeledahan di rumah Hardyanto.

Beberapa anggota kepolisian memakai penutup wajah dan membawa senjata laras panjang saat melakukan penggeledahan.

"Malam itu, selepas shalat isya saya diminta untuk mendampingi polisi menggeledah rumah kontrakan Hardyanto. Katanya dari Densus 88 dan Hardyanto diduga terlibat aktivitas terorisme," ujar Marcel, Kamis (23/7/2020).

Menurutnya, penggeledahan tersebut dilakukan hingga pukul 23.00 WIB. Selama penggeledahan, ia sama sekali tidak melihat Hardyanto.

"Waktu penggeledahan, tidak terlihat Hardyanto. Di rumah hanya ada istri dan dua anaknya yang masih kecil. Pendampingan juga ada pak RW dan pak Lurah," katanya.

Sementara itu Lurah Balai Gadang, Yulfrizal Maas belum bersedia memberikan keterangan saat dihubungi covesia.com. Meski demikian, ia membenarkan adanya warga Balai Gadang Diamankan oleh Densus 88 Mabes Polri. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait