Ali Ngabalin Menangis di Mata Najwa: Saya Harus Menemani Edhy Prabowo

"Itu menurut saya adalah komitmen persahabatan saya, dan saya percaya dia adalah seseorang yang baik," kata Ngabalin.

Farah Nabilla
Kamis, 26 November 2020 | 12:33 WIB
Ali Ngabalin Menangis di Mata Najwa: Saya Harus Menemani Edhy Prabowo
Najwa Shihab dan Ali Mochtar Ngabalin di Acara Mata Najwa (YouTube/NajwaShihab).

SuaraSumut.id - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menangis di Mata Najwa. Ia menangis ketika memaparkan soal penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Ngabalin mengaku dirinya ikut dalam rombongan Menteri Edhy ke Amerika Serikat sebelum penangkapan terjadi.

Kendati demikian, Ngabalin mengaku berpisah dengan rombongan Edhy Prabowo begitu mereka sampai di Bandara Soekarno Hatta. Ia mengaku diminta mengambil jalur lain ketika diberitahu adanya penjemputan oleh KPK.

"Kami dikasih jalur lain, makanya paspor saya tidak diambil oleh KPK tetapi diambil protokol KKP," kata Ngabalin dikutip Suara.com dari tayangan Mata Najwa, Kamis (26/11/2020).

Baca Juga:Partai Gerindra Bergerak Cari Sosok Pengganti Edhy Prabowo

Ngabalin lantas mengatakan jika dirinya berusaha menemani Edhy Prabowo ketika dijemput KPK.

"Itu menurut saya adalah komitmen persahabatan saya, dan saya percaya dia adalah seseorang yang baik," kata Ngabalin.

Suara Ngabalin yang dihubungi Najwa lewat telepon itu terdengar bergetar dan sesenggukan, ia menangis.

"Karena saya tidak boleh membiarkan dia dalam kesulitan lalu pergi lari tinggalkan dia, apapun alasannya saya harus menemani Edhy," ujarnya.

Najwa yang menyadari adanya perubahan suara Ngabalin lantas menanyakan tangis pria itu.

Baca Juga:Kiky Saputri Sindir Kasus Edhy Prabowo di Depan Susi Pudjiastuti

"Bang Ali, saya hanya memastikan suara Anda terharu ini menahan tangis atau apa?" tanya Najwa.

"Iya, saya terharu karena saya mau bilang bahwa ini orang kan menjalankan tugas-tugas negara, saya tidak tahu di mana posisi, tetapi saya percaya KPK mengetahui itu," jawab Ngabalin mengakui.

Ia mengatakan bahwa Edhy cukup kooperatif ketika diperiksa oleh lembaga antirasuah tersebut.

"Dan sebagai pemimpin, seorang menteri, beliau sangat kooperatif kemudian berbicara dengan KPK," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini