Cegah Pencemaran, PUPR Bangun Jaringan Pengelolaan Air Limbah di Danau Toba

Hal ini dilakukan dalam rangka mencegah pencemaran.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:27 WIB
Cegah Pencemaran, PUPR Bangun Jaringan Pengelolaan Air Limbah di Danau Toba
Pembangunan IPAL di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba. [ANTARA/HO-Kementerian PUPR]

SuaraSumut.id - Kementerian PUPR membangun jaringan pipa Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di kawasan Danau Toba. Hal ini dilakukan dalam rangka mencegah pencemaran.

"Pembangunan infrastruktur pada setiap DPSP direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur," kata Menteri PUPR Basuki, Sabtu (23/1/2021).

Jaringan pipa IPAL Parapat yang akan terkoneksi di dua wilayah, yaitu Parapat Kabupaten Simalungun dan Ajibata Kabupaten Toba.

Pembangunan jaringan IPAL Parapat dikerjakan oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sumut sejak 2 September 2020. Rencananya akan selesai 2 September 2021 dengan anggaran sebesar Rp59,42 miliar melalui APBN tahun 2020.

Baca Juga:Pembangunan SPAM Mebidang Dimulai, Kapasitas Air Bersih Akan Bertambah

Saat ini progresnya mencapai 15 persen. Pekerjaan Proyek jaringan IPAL Parapat dikerjakan oleh kontraktor PT. Hotomo Mandala Perkasa.

Jaringan IPAL Parapat dibangun mulai dari Jalan Sisingamangaraja, Terminal Sosorsaba dan Jalan Anggarajim kemudian masuk ke IPAL Pantai Bebas. Setelah itu, IPAL di proses di bantaran area Sijambur Ajibata berdekatan dengan kolam fakultatif, maturasi dan bak pengering lumpur.

Ia berharap, dibangunnya jaringan IPAL membuat air limbah domestik dari rumah tangga dan perhotelan tidak lagi mencemari Danau Toba. Proyek Jaringan Perpipaan air Limbah terbagi atas dua paket.

Paket pertama yaitu pembangunan Perpipaan Air Limbah area wisata dan rehabilitasi pembuatan bak penampungan di Ajibata, Kabupaten Toba.

Jaringan Perpipaan air Limbah sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan perhotelan khususnya di pinggiran Danau Toba, sehingga diharapkan pariwisata Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara semakin diminati wisatawan lokal maupun mancanegara. [Antara]

Baca Juga:Polisi Tangkap 12 Orang dalam Penggerebekan Kampung Narkoba

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini