facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Komunitas Pecinta Hewan Minta Kasus Jagal Kucing di Medan Dituntaskan

Chandra Iswinarno Selasa, 02 Februari 2021 | 15:09 WIB

Komunitas Pecinta Hewan Minta Kasus Jagal Kucing di Medan Dituntaskan
Komunitas pecinta hewan mendatangi Polsek Medan Area. [Suara.com/M Aribowo]

Kedatangan mereka untuk meminta keadilan atas kasus dugaan penjagalan kucing di sebuah rumah di Jalan Tangguk Bongkar VII, Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai.

SuaraSumut.id - Sejumlah pecinta kucing dan anjing dari Jakarta, Medan, Binjai, bersama dengan Tim Advokasi Pejuang Hak Hidup Hewan mendatangi Polsek Medan Area, Selasa (2/2/2021) siang.

Kedatangan mereka untuk meminta keadilan atas kasus dugaan penjagalan kucing di sebuah rumah di Jalan Tangguk Bongkar VII, Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai.

"Kami ke sini untuk koordinasi dan menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak kepolisian," kata kuasa hukum dari Advokasi Pejuang Hak Hidup Hewan, Francine Widjojo.

Ia mengatakan, dari keterangan pihak kepolisian bahwa sudah dilakukan pemeriksaan saksi dan bukti sedang didalami lebih lanjut begitu juga pasal-pasalnya.

Baca Juga: Geger Buaya Muncul di Bibir Pantai Cimadur Lebak, Bikin Takut Nelayan

"Rencananya nanti akan gelar perkara, dan kami masih menunggu itu," ujarnya.

Ia menjelaskan, bukti-bukti yang disampaikan sudah cukup untuk mentuntaskan kasus ini.

"Jika ada kekurangan nanti setelah gelar perkara. Sementara prioritas pasal 362 pencurian dan 302 penganiayaan hewan, tapi kita lihat perkembangan lebih lanjut," imbuhnya.

Sementara itu, Doni Herdari dari Animal Defenders Indonesia berharap kasus penjagalan kucing, dan penyiksaan hewan lainnya di Medan dapat dituntaskan.

Penemuan karung berisi kucing dikuliti di Medan. [Istimewa]
Penemuan karung berisi kucing dikuliti di Medan. [Istimewa]

"Harapan saya menegakkan hukum harus tegak kali ini saksi sudah cukup. Kami sudah bertemu dengan pak Rianto kali ini, kejahatan ini tidak akan lolos," ujarnya.

Baca Juga: Terkuak! Penyebar Video Bakar Bendera Merah Putih Pemuda Aceh di Malaysia

Doni mengatakan, ada satu kendala yakni kepemilikan bahwa kucing liar, kucing kampung, kucing domestik, harus dibuktikan dengan sertifikat. Sedangkan tidak pernah ada sertifikasi untuk kucing lokal.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait