Selain itu, para pedagang juga terancam digusur oleh pemerintah setempat dengan alasan penataan. Ia mengaku menolak pemindahan yang rencananya akan di berikan tempat khusus, karena rujak ini lah yang menjadi ikon dari Simpang Jodoh Tembung.
"Kemarin itu katanya mau di pindahin. Mau dikasih tempat, tapi saya menolak. Kalau kami di pindahin, mana ada lagi namanya rujak simpang jodoh," tukasnya.