Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Remaja hingga Tewas di Medan

Hantaman kayu tepat di kepala belakang korban membuatnya jatuh terkapar.

Suhardiman
Selasa, 09 Maret 2021 | 12:53 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Remaja hingga Tewas di Medan
Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza saat menginterogasi pelaku.[Suara.com/M Aribowo]

SuaraSumut.id - Polisi menangkap pelaku penganiayaan terhadap remaja laki-laki di Jalan Sisingamangaraja, Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas.

Pelaku RA alias Rangga (22) diberi tindakan tegas terukur dengan menembak kaki sebelah kanannya.

"Pelaku di tangkap di Tebing Tinggi," kata Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza, Selasa (9/3/2021).

Polisi menyita barang bukti satu baju sweater, kayu yang digunakan untuk menganiaya korban, satu unit sepeda motor Honda Supra 125 BK 3486 XB dan satu flashdisk berisi rekaman CCTV.

Baca Juga:Muhammadiyah Lakukan Kajian, Gerakan Vaksinasi COVID-19 Harus Jadi Ikhtiar

Penangkapan berawal dari adanya laporan pada Minggu (28/2/2021) dinihari kemarin. Korban bernama M Farhan Lubis (17) tewas dianiaya oleh pelaku dengan kondisi kepala terbelah dihantam balok.

"Korban bersama 13 rekannya mengendarai 7 unit sepeda motor pada saat melintas di Jalan Sisingamangaraja tepatnya di seberang Pabrik Asahan dilempari oleh sekelompok pemuda," katanya.

Pelaku menggunakan kayu mengayunkan kayu ke arah korban yang berboncengan tiga. Hantaman kayu tepat di kepala belakang korban membuatnya jatuh terkapar.

"Korban mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit oleh rekan-rekannya. Pada hari Minggu hari yang sama, jam 14.00 WIB korban meninggal dunia," ungkapnya.

Polisi lalu melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengamankan pelaku.

Baca Juga:Masih Alami, Inilah 5 Wisata Air Terjun Riau yang Cocok untuk Berlibur

"Pelaku dipersangkakan dengan Pasal 80 Ayat 3 UU RI No.35 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 338 Subs Pasal 351 ayat 3 KUHPidana," ungkapnya.

Mencari Anggota Geng Motor

Sementara, pelaku Rangga membantah jika dirinya adalah anggota geng motor. Sebaliknya, ia mengatakan nekat melakukan penyerangan lantaran kampungnya diganggu oleh kawanan geng motor SL.

"Kampung saya juga diganggu (geng motor)," ujarnya.

Kesal dengan ulah geng motor, ia bersama dengan belasan pemuda lainnya membalas melakukan penyerangan. Tak lama berselang, rombongan korban pun melintas dan jadi sasaran penyerangan.

Rangga membawa kayu dan menghantam ke kepala korban. Sialnya, perbuatan itu salah sasaran, korban bukan anggota geng motor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini