facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Peluang Bisnis Menggiurkan di Bulan Suci Ramadan

Ari Syahril Ramadhan Sabtu, 03 April 2021 | 13:27 WIB

Peluang Bisnis Menggiurkan di Bulan Suci Ramadan
Pembeli memilih takjil di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Beberapa peluang bisnis di bulan Ramadan ini bisa datangkan untung dua kali lipat.

Pedagang kulit ketupat melayani pembeli di bawah jalan tol di kawasan Bintaro, Jakarta, Kamis (30/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pedagang kulit ketupat melayani pembeli di bawah jalan tol di kawasan Bintaro, Jakarta, Kamis (30/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Kalau bisa membuat ketupat, kamu bisa menjajal bisnis ini. Modalnya pun cukup kecil kok, kira-kira untuk satu ketupat, hanya butuh modal sebesar Rp 1.000 saja. Tetapi kamu bisa menjualnya hingga 2 kali lipat sesuai harga di pasaran.

5. Membuat Kue Kering

Kue kering adalah makanan yang wajib ada ketika Hari Raya Idul Fitri. Tak heran peminatnya melonjak jelang lebaran. Banyak orang yang akan membeli kue kering dari jauh hari sebelum Lebaran.

Jadi untuk kamu yang jago masak, apalagi membuat kue kering, realisasikan bisnis ini. Modal untuk bisnis kue kering juga bermacam-macam, tergantung jumlah dan jenis bahan yang dipakai. Bisa mulai dari ratusan ribu rupiah saja.

Baca Juga: Beduk Raksasa Jadi Simbol Semangat Toleransi Umat Beragama di Singkawang

6. Menjual Busana Muslim dan Perlengkapan Shalat

Menjelang Lebaran, pasti banyak orang ingin memiliki pakaian baru dan perlengkapan shalat yang baru. Gunakan momen itu untuk mencari uang tambahan.

Busana muslim dan perlengkapan shalat yang bagus sangat dicari, terutama para ibu yang ingin tampil kece di hari fitri. Yang biasanya diminati adalah busana muslim seragam. Biar kembaran bersama anak dan suami tercinta.

Memulai bisnis ini memang membutuhkan modal cukup besar. Tapi jangan ragukan keuntungan yang bisa kamu dapatkan nantinya.

Kisaran modal yang kamu butuhkan adalah Rp 10 juta sampai Rp 20 juta untuk busana muslim dan Rp 5 juta-Rp 15 juta untuk perlengkapan shalat. Kalau gak mau keluar modal juga bisa.

Baca Juga: Pasar Ramadan di Gor Segiri Diizinkan, Ini Penjelasan Wali Kota Andi Harun

Caranya dengan menjadi reseller. Menjual baju muslim dan perlengkapan shalat milik orang lain, misalnya tetanggamu ada yang jadi distributor. Kemudian pemasarannya bisa door to door, atau online melalui media sosial.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait