"Dia menuju ke kamarnya menghancurkan seisi kamar lalu datang kembali seperti yang saya video kan dengan membawa senjata tajam yang awalnya mau ditujukan kembali ke saya namun lagi lagi dilerai adik saya dan adik saya yang jadi sasarannya. Kami cuma ingin pertolongan dan rasa aman, tolong bantu kami pak, permudah kami untuk menyelesaikan kasus ini. Video ini hanya beberapa detik karena saya sangat takut untuk merekamnya," tulisnya lagi.
Ia juga membuat story di instagram miliknya dengan tulisan "Saya mau dibunuh papa kandung saya karena bela mama yang kabur karena takut dipukulin, tolong bantu up".
Tak ayal, postingan tersebut menjadi viral di medsos. Hingga Rabu sore telah dikomentari 2.076 netizen.
Sementara, pihak kepolisian yang mendapat informasi video kekerasan ini mengaku telah turun ke rumah korban. Namun, saat polisi datang sang ayah sudah tidak terlihat.
Baca Juga:Ramai Insiden, Persela Balikkan Ketertinggalan dari Persik di Babak Pertama
Demikian dikatakan Wakapolsek Medan Barat AKP Tina Pulitawati, kepada Suarsumut.id, Rabu (7/4/2021).
"Sudah kita tindaklanjuti dengan datang ke lokasi, rencana mau kita problem solving karena ini kan masalah ayah dengan anak," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo