alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Edy Rahmayadi Pastikan Nakes RS Martha Friska Akan Tetap Bekerja

Suhardiman Rabu, 05 Mei 2021 | 01:05 WIB

Edy Rahmayadi Pastikan Nakes RS Martha Friska Akan Tetap Bekerja
Gubernur Edy Rahmayadi saat meninjau RS Marta Friska Medan [Ist]

Namun demikian, tenaga kesehatan (Nakes) yang selama ini bertugas di rumah sakit itu dipastikan akan tetap bekerja.

SuaraSumut.id - Rumah Sakit Martha Friska resmi berhenti menjadi RS rujukan untuk penanganan pasien Covid-19. Namun demikian, tenaga kesehatan (Nakes) yang selama ini bertugas di rumah sakit itu dipastikan akan tetap bekerja.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, nakes tersebut merupakan pahlawan di masa pandemi Covid-19 yang harus dihargai jasanya.

"Saya tidak akan lupakan pengabdian kalian semua, saya sangat mengapresiasi keberadaan kalian. Saya pastikan kalian akan tetap bekerja setelah ini. Kita akan sebar di rumah sakit-rumah sakit yang ada," kata Edy, Selasa (4/5/2021).

Sampai hari ini ketersediaan tempat tidur (Bed Occupancy Rate) untuk perawatan pasien Covid-19 di Sumut masih di angka 64 persen.

Baca Juga: Asnawi Bakal Bergabung TC Timnas Indonesia Setelah Pulih Cedera

Selain itu, tren kasus penyebaran Covid-19 di Sumut beberapa hari terakhir menurun. Rata-rata per minggu (26 April-2 Mei) 64 kasus per hari, dibanding minggu sebelumnya (18-24 April) 66 kasus per hari.

"Kita tentu masih butuh RS Martha Friska, tetapi tentu karena kita meminjam kita harus mengembalikannya ketika diminta pemiliknya," ujarnya.

Untuk penanganan Covid-19 dan pasien sudah pindahkan ke RS Haji Medan, Royal Prima, Murni Teguh, Adam Malik dan GL Tobing.

Diketahui, Pemprov Sumut menjadikan Rumah Sakit Martha Friska menjadi RS rujukan Covid-19 mulai April 2020. 

Sejak saat itu, rumah sakit yang memiliki 110 ruangan isolasi tersebut telah mempekerjakan kurang lebih 220 tenaga medis.

Baca Juga: Polda Metro Tutup Jalan Menuju Simpang Bulak Kapal Hingga 1 Agustus

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait