Tak Ada Kelangkaan, Distribusi Pupuk di Sumut Berjalan Lancar

Saat ini, penyerapan pupuk bersubsidi sudah sampai 30 persen.

Suhardiman
Selasa, 11 Mei 2021 | 14:35 WIB
Tak Ada Kelangkaan, Distribusi Pupuk di Sumut Berjalan Lancar
Ilustrasi ketersediaan pupuk. (Dok : Kementan)

SuaraSumut.id - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut memastikan tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi di Sumatera Utara. Saat ini, penyerapan pupuk bersubsidi sudah sampai 30 persen.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Jhoni Akim Purba, Selasa (11/5/2021).

"Tidak langka, kalau terjadi di lapangan mungkin kiosnya belum nebus, distributornya belum nebus, atau petani belum menyerahkan RDKK (Rancangan Definitif Kebutuhan Kelompok)-nya, itu aja," katanya.

Distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Sumut, kata Jhoni, berjalan lancar dan manfaatnya telah dirasakan oleh para petani. Hal ini dikarenakan pupuk bersubsidi sangat membantu peningkatan produksi tanaman mereka.

Baca Juga:Zakat Fitrah 2021: Niat, Besaran, dan Cara Pembayaran Zakat Fitrah

"Pupuk bersubsidi memberikan dampak peran penting bagi para petani, khususnya yang tidak mampu. Dampaknya meningkatkan produksi dan produktivitas, membantu masyarakat yang mampu, yang jelas pupuk bersubsidi kan membantu orang yang tidak mampu," jelasnya

"Secara tatanan sudah baik, yang menjadi kelemahan adalah kan itu sistemnya e-RDKK. Di lapangan sering tidak ada sinyal ketika mau upload, itu aja persoalannya," ujarnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumut, Dahler Lubis menjelaskan, alokasi urea pada tahun 2021 mencapai 154.916 ton atau naik dari tahun lalu yang hanya mencapai 148.426 ton.

Begitu juga untuk pupuk SP-36 yang tahun ini dialokasikan sebanyak 38.907 ton dari yang sebelumnya berkisar 36.932 ton serta pupuk organik yang mencapai 19.918 ton dibanding tahun lalu hanya sekitar 19.638 ton.

Dahler menambahkan, alokasi pupuk NPK sama seperti tahun lalu, yakni 114.112 ton. Sementara itu, alokasi pupuk ZA mengalami penurunan dari tahun lalu yang mencapai 37.555 ton menjadi 34.008 ton pada 2021.

Baca Juga:Momen Ibu dan Anak Nangis Ditinggal Mudik Baby Sitter, Kisahnya Bikin Haru

Kontributor: Budi Warsito

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini