alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Edy Rahmayadi Akan Panggil Kadis Pendidikan Terkait PPDB Sumut

Suhardiman Kamis, 10 Juni 2021 | 00:20 WIB

Edy Rahmayadi Akan Panggil Kadis Pendidikan Terkait PPDB Sumut
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. [ANTARA/HO]

pemanggilan untuk evaluasi dan klarifikasi agar diperbaiki ke depannya.

SuaraSumut.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi akan memanggil Kadis Pendidikan untuk menjelaskan permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021.

"Nanti akan segera saya cek, akan segera saya panggil (Kadis Pendidikan)," kata Edy, Rabu (9/6/2021).

Edy mengaku, pemanggilan untuk evaluasi dan klarifikasi agar diperbaiki ke depannya.

"Intinya ke depan akan kita perbaiki kalau memang ditemukan ada kesalahan dalam pelaksanaannya," pungkasnya.

Baca Juga: Wisata Bali: Kawi Resort Bali Menyasar Pasar Domestik untuk Atasi Krisis Pandemi

Sementara itu, Dinas Pendidikan memperpanjang pendaftaran PPDB Sumut hingga 11 Juni 2021. Data panitia PPDB jumlah peserta yang telah terdaftar ada 21.000 calon siswa. 

"Untuk memberikan rasa keadilan kepada seluruh peserta didik akibat adanya kendala dalam pendaftaran. Perpanjangan registrasi pendaftaran PPDB diperpanjang," kata Kadis Pendidikan Sumut Syaifuddin.

Perpanjangan masa pendaftaran PPDB akan disampaikan kepada seluruh cabang dinas pendidikan di seluruh kabupaten/kota di Sumut.

Ia mengaku, kendala yang terjadi dalam proses PPDB online di Sumut bukan disebabkan oleh kerusakan server, melainkan adanya kesalahan dalam proses pendaftaran oleh calon peserta.

"Kita mengakui dalam prosesnya PPDB online mengalami kendala. Tapi itu tidak semua karena server yang dikatakan eror, tapi juga ada faktor human error. Ada kesalahan saat melakukan pendaftaran," ungkapnya.

Baca Juga: Petenis Nomor Dua Dunia Sentil Panitia French Open Lebih Pilih Amazon

Sekretaris panitia PPDB online Sumut, Suhendri mengatakan, dalam proses perpanjangan pendaftaran akan disiapkan skema untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan, sehingga menyebabkan peserta gagal mendaftar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait