RSUP Adam Malik Gunakan Teknologi Ablasi 3D untuk Pasien Penyakit Jantung

Pihaknya menggunakan ablasi berbasis teknologi 3 dimensi (3D) untuk para pasien penyakit jantung.

Suhardiman
Sabtu, 10 Juli 2021 | 07:35 WIB
RSUP Adam Malik Gunakan Teknologi Ablasi 3D untuk Pasien Penyakit Jantung
RSUP Adam Malik Gunakan Teknologi Ablasi 3D untuk Pasien Penyakit Jantung. [ANTARA]

SuaraSumut.id - RSUP Adam Malik melakukan inovasi kepada pelayanan di Instalasi Pusat Jantung Terpadu (PJT). Pihaknya menggunakan ablasi berbasis teknologi 3 dimensi (3D) untuk para pasien penyakit jantung.

"PJT RS Adam Malik mulai melakukan tindakan ablasi 3D di pertengahan tahun 2021," kata Kepala Instalasi PJT RSUP Adam Malik dr Anggia Chairuddin Lubis SpJP (K), dilansir dari Antara, Sabtu (10/7/2021).

Tindakan ablasi 3D dilakukan pada pasien penyakit jantung dengan kondisi aritmia atau gangguan irama jantung.

"Keluhan yang sering dirasakan oleh pasien umumnya adalah denyut jantung terlalu cepat, irama jantung atau denyut nadi yang dirasakan tidak teratur, dan pingsan yang dirasakan tiba-tiba," ujarnya.

Baca Juga:Ardi dan Nia Ramadhani Dibekuk karena Narkoba, Aburizal Bakrie Anggap Sebagai Cobaan

Secara prinsip tindakan ablasi 3D sendiri memiliki tujuan yang sama seperti tindakan ablasi 2D, yang juga sudah mulai dilayani sejak Desember 2020.

Namun, karena dilakukan dengan teknologi yang lebih canggih, tindakan ablasi 3D memiliki beberapa kelebihan. Di antaranya mampu memberikan informasi kondisi jantung yang lebih detail, serta penggunaan radiasi yang lebih sedikit sehingga lebih aman bagi pasien maupun tenaga medis.

"Sebagai gambaran, apabila pada ablasi 2D kita mendapatkan informasi di jantung sebanyak ratusan hingga ribuan titik, maka pada ablasi 3D kita mendapatkan informasi di jantung sebanyak minimal 30 ribu titik. Sehingga ini akan memberikan gambaran yang jauh lebih detail dibandingkan ablasi 2D," ujarnya.

PJT RSUP Adam Malik juga mulai melayani pemeriksaan elektrofisiologi sejak akhir tahun 2020. Tindakan ini merupakan pemeriksaan tingkat tertinggi pada pasien penyakit jantung dengan kondisi aritmia. Tujuannya untuk untuk mendiagnosa atau menemukan jenis penyakit dan memberikan terapi.

"Manfaatnya terhadap pasien sangat besar. Dengan adanya prosedur ini, kita dapat mendiagnosa secara presisi, dan kemudian dapat juga memberikan terapi yang sesuai untuk berbagai macam kelainan," tukasnya.

Baca Juga:Bjorn Kuipers, Wasit Belanda Pertama Pimpin Laga Final Euro

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini