Pemilik Warkop di Medan Siram Air Panas ke Petugas: Gak Ada Pemerintah Kasih Makan!

Karena memikirkan penghasilnya bakal tergerus akibat pemberlakuan PPKM darurat, Rakesh pun memberanikan diri meronta melawan.

Suhardiman
Kamis, 15 Juli 2021 | 17:42 WIB
Pemilik Warkop di Medan Siram Air Panas ke Petugas: Gak Ada Pemerintah Kasih Makan!
Tangkapan layar pemilik Warkop di Medan menyiram petugas dengan air panas. [Ist]

SuaraSumut.id - Seorang pemilik warung kopi (Warkop) di Jalan Gatot Subroto/Jalan Nibung Medan beredar di media sosial, karenanya aksi berdebat dengan petugas gabungan yang datang untuk menutup warungnya.

Pemilik warkop bernama Rakesh juga menyiram petugas dengan air panas. Akibat ulahnya itu, ia diamankan petugas dan terpaksa mengikuti sidang pelanggaran PPKM darurat, pada Kamis (15/7/2021) siang.

Hasil sidang yang dipimpin Hakim dari Pengadilan Negeri Medan, Ulina Marbun memberikan sanksi berupa denda Rp 300 ribu atau kurungan selama dua hari.

"Hasil sidang katanya hukuman dua hari denda Rp 300 ribu, itu semua sudah saya bayar," kata Rakesh kepada awak media usai sidang.

Baca Juga:Merangkai Asa

Ia mengatakan, mau tak mau menerima hasil sidang tersebut meski dengan berat hati.

"Bagaimana gak mau terima, anak saya bagaimana," katanya.

Ia mengaku, membayar denda Rp300 ribu, sedangkan hukuman kurungan penjara selama dua hari tidak dijalaninya.

"Hukuman itu kugantikan denda aja," ungkapnya.

Rakesh menceritakan kronologi kericuhan ini bermula ketika sepasukan tim gabungan Satpol PP TNI Polri mendatangi warkopnya.

Baca Juga:Divonis 5 Tahun Penjara dan Hak Politik Dicabut, Edhy Prabowo: Saya Sedih

"Saya berjualan di situ 24 jam, di Jalan Gatot Subroto Simpang Nibung. Satpol PP, Polisi dan Tentara hanya mengimbau melalui percakapan mulut gak ada kasih surat, orang itu datang seperti (menangkap) teroris mobil polisi 2 motor, mobil tentara 2 truk, satpol PP 1 truk," katanya.

"Bukannya membantu di situ, memaksa kita tutup. Gak ada bantuan dari pemerintah. Sikitpun gak ada dikasih apapun anak saya lima, mau ambil rapot, sekolah bayar. Disuruh tutup hasilnya nihil apa yang aku dapat, terancam anak bini saya, siapa yang kasih makan," sambungnya.

Karena memikirkan penghasilnya bakal tergerus akibat pemberlakuan PPKM darurat, Rakesh pun memberanikan diri meronta melawan.

"Gak ada pemerintah kasih makan," ungkapnya.

Dalam video yang diterima terlihat detik-detik Rakesh mendebati petugas yang datang ke warkopnya pada Rabu (14/7/2021) malam.

"Saya tau hukum juga saya tau prosedur saya orang sekolahan. Macemana kehidupan anak bini saya pemerintah ada kasih bantuan? Ada kasih bantuan sama Bobby sama Edy Rahmayadi, kasih imbauan kasih bantuan sama rakyat kecil, jangan menindas rakyat kecil," keluhnya kepada petugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini