Viral Preman Pukul Pekerja Ruko Ibu-ibu Teriak Ketakutan, Warga : Preman Bermunculan

Video viral menunjukkan gerombolan preman menganiaya pekerja di Medan

Muhammad Yunus
Minggu, 01 Agustus 2021 | 13:36 WIB
Viral Preman Pukul Pekerja Ruko Ibu-ibu Teriak Ketakutan, Warga : Preman Bermunculan
Tangkapan gambar aksi preman menganiaya pekerja yang memasang plang ruko [SuaraSumut.id / Istimewa]

SuaraSumut.id - Sebuah video viral menunjukkan gerombolan preman menganiaya pekerja pemasangan plang reklame ruko di Jalan Veteran Pasar 6 Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Informasi dihimpun wartawan, aksi penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (31/7/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Pelaku lebih dari 2 orang, datang menghampiri korban yang sedang memasang plang di depan rukonya, meminta sejumlah uang.

Karena permintaannya tidak dituruti, gerombolan preman ini langsung mencopot plang tersebut. Sejurus kemudian, para preman ini dengan beringas menghajar dan mengeroyok korban hingga babak belur.

Kejadian disaksikan warga sekitar. Sontak, sejumlah emak-emak dibuat menjerit melihat kebengisan para preman mencekik dan memukuli korban, meminta pelaku menghentikan perbuatannya.

Baca Juga:Viral Petugas PLN Diludahi Pria Saat Tagih Pembayaran Listrik di Medan

Sementara, salah seorang warga yang resah dengan kejadian itu langsung merekam detik-detik aksi mencekam yang dilakukan kumpulan preman.

"Menurut saksi mata ada pembukaan ruko baru ingin memasang plang atau pamflet gitu kan, terus kumpulan preman datang ingin memalak istilah katanya kayak pungli tapi dengan cara paksa, pada saat pekerjanya tidak mau kasih, mereka tabrak itu tiang untuk iklan reklamenya," ujarnya.

"Setelah itu datang anggotanya untuk memukuli mereka sampai-sampai ada yang bawa senjata tajam, memukuli mereka sampai berdarah," sambungnya.


Pelaku Diamankan Polisi

Salah seorang korban pengeroyokan telah membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan.

Baca Juga:Datangi Pelanggan Menunggak, Petugas PLN Diludahi Mobil Dilempar Batu

Polisi yang menerima adanya kejadian tindak pidana, langsung bergerak melakukan penyelidikan, dengan mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah orang yang diduga pelakunya diangkut polisi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini