alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Curhat Istri Pria Diduga Aniaya Pedagang Wanita: Hanya Menyudutkan Suami Saya!

Suhardiman Minggu, 10 Oktober 2021 | 18:03 WIB

Curhat Istri Pria Diduga Aniaya Pedagang Wanita: Hanya Menyudutkan Suami Saya!
Tangkapan layar pedagang wanita dianiaya di Deli Serdang. [Ist]

pihaknya sudah mencoba melakukan mediasi dengan korban

SuaraSumut.id - Seorang wanita disebut  istri dari BG, pria yang diduga menganiaya pedagang wanita di Pajak Gambir, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, buka suara.

Wanita berinisial NR menjelaskan, permasalahan sebenarnya tidak seperti video yang sempat viral beberapa waktu lalu.

"Saya istri dari BG, yang masalahnya sempat viral di Pajak Gambir. Saya mau menjelaskan permasalahan sebenarnya tidak seperti yang viral itu," katanya, mengutip dari akun Instagram @medanheadlines.news, Minggu (10/10/2021).

NR menjelaskan, awalnya suaminya meminta tolong untuk menggeserkan becak dari suami LG. Pasalnya, kondisi saat itu macet.

Baca Juga: Anak Ancam Pakai Narkoba, Rochimah Nangis Sesenggukan Batal Kabur ke Batam

"Tapi, respons suami LG langsung geber-geber dan Bu LG marah-marah. Suami saya sempat menyatakan kenapa marah, Bu LG langsung meludahi suami saya dan menarik baju dan tas suami saya. Bahkan, anaknya keluar ikut memukul suami saya dengan kayu," katanya.

Ia menjelaskan, bahwa video yang viral itu sepenggal dan hanya menyudutkan suami saya.

"Mohon kebijaksanaan bapak Kapolda dan Kapolrestabes untuk melihat kasus ini lebih jernih. Di sini kami yang jadi korban dengan kasus ini. Ini berimbas pada nafkah dan anak-anak," katanya.

Ia mengaku, pihaknya sudah mencoba melakukan mediasi dengan korban. Dirinya mengaku dimintai uang damai Rp 150 juta.

"Kami dari keluarga sudah mencoba mengadakan mediasi dengan Bu Gea dan timnya. Tapi kami diminta uang damai Rp 150 juta," katanya.

Baca Juga: Duh! Mobil Besar Dilarang Keras Melintas di Jalan Bontang Lestari, Ini Alasannya

"Untuk makan aja kami susah. Rumah saja kami ngontrak. Kami sebenarnya jadi korban. Tolong Pak kebijaksanaan Bapak Kapolda dan Kapolres," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait