Kronologi Emak-emak Petugas Kebersihan Medan Dipukuli Begal hingga Luka-luka

Rahmadhoni Hasibuan (53) menceritakan peristiwa pembegalan yang dialaminya hingga menyebabkan sekujur tubuhnya luka-luka.

Riki Chandra
Senin, 03 Januari 2022 | 15:04 WIB
Kronologi Emak-emak Petugas Kebersihan Medan Dipukuli Begal hingga Luka-luka
Korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Pirngadi Medan. [Suara/ M Aribowo]

"Dia melintas dari komplek wartawan keluar Cemara, masuklah dia melalui Jalan Pinus, Jalan Pinus inilah dipukul bahunya sebelah kanan ibu ini tersungkur dan tidak sadarkan diri," ujar Alfi.

Tak lama berselang, pengemudi ojek online dan warga sekitar yang melihat kejadian ini menolong korban.

"Dan ditolong oleh Gojek yang ada disitu dan warga lah terakhir dibawa ibu Kepling Kelurahan Pulo Brayan Bengkel baru ke Rumah Sakit Imelda," imbuhnya.

Malangnya, pihak RS Imelda yang berada di Jalan Bilal Medan, menolak merawat korban dengan alasan BPJS Ketenagakerjaan tidak menanggung korban begal.

Baca Juga:Emak-emak Petugas Kebersihan Medan Dibegal, Motor Dicuri dan Sekujur Tubuh Luka

"Di RS Imelda perawatan awal dan dinyatakan BPJS Ketenagakerjaan menyangkut korban begal tidak dipergunakan tidak ditanggung. Jadi kita bersama Aspem Kota Medan Pak Sofyan kami mengarahkan korban ke Rumah Sakit Pirngadi untuk ditangani," ungkapnya.

Alfi menjelaskan saat ini kondisi korban sudah cenderung membaik. "Saat ini sudah membaik luka-luka ada 3 jahitan di kaki dan di tangannya, tinggal luka memar, mata pun sudah kempes, aman bisa melihat tidak ada kendala," tukasnya.

Sementara, Polsek Medan Timur sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus begal ini. Senin siang, sejumlah personel Unit Reskrim Polsek Medan Timur tampak berada di lokasi untuk mencari rekaman CCTV.

"Kita sedang melakukan olah TKP," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Jefri Simamora kepada wartawan.

Kontributor : M. Aribowo

Baca Juga:Polisi Ringkus Preman yang Teror Pengusaha Laundry di Medan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini