SuaraSumut.id - Serabi menjadi takjil primadona masyarakat di waktu berbuka puasa pada bulan suci Ramadhan. Tak sulit untuk mencari kudapan dengan cita rasa manis dan lezat di Kota Medan. Hampir di setiap titik pasar pasti menyediakan menu favorit ini.
Salah satu lokasi yang ramai menjajakan serabi di kawasan Jalan Brigjen Katamso Medan. Bukan serabi biasa, pedagang menambahkan durian di dalam kuah serabi sehingga membuat citarasanya semakin lezat.
Salah seorang penjual serabi bernama Mama Hera mengatakan, serabi memang dicari karena rasanya manis, empuk dan lezat pas menjadi makanan berbuka puasa.
"Ciri khasnya orang buka puasa cari yang manis-manis, untuk tua muda sama favoritnya ini," kata saat dijumpai SuaraSumut.id, Senin (4/4/2022) sore.
Mama Hera yang telah puluhan tahun menjual serabi ini mengaku, serabi dengan kuah durian paling banyak dicari.
"Kalau roti serabinya bahannya tepung beras sama tepung roti, itu kuahnya disini ada pakai durian," katanya.
Selain kuah durian, kata Hera, ada juga varian serabi kuah nangka.
"Dan satu lagi kuah biasa, original," ucapnya.
Ia mengaku di awal Ramadhan ini pendapatan menjual serabi mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
"Sepertinya tahun ini pembeli agak ramai, semalam aja terjual 90 bungkus. Kalau dibandingkan tahun lalu naik 30 persen pendapatan," tukasnya.
Pantauan dilapangan, pedagang penjual takjil serabi ini ramai berjejer di pinggir Jalan Brigjen Katamso Medan. Dengan menggunakan gerobak steling sepeda, pedagang menjajakan takjil berbuka puasa bagi masyarakat.
"Kebetulan setiap pulang kerja lewat sini, belinya ya ini takjil serabi untuk bukaan di rumah," kata salah seorang warga bernama Ahmad (32).
Serabi di Jalan Brigjen Katamso selain rasanya yang lezat, juga ada pilihan rasa durian.
"Pakai kuah durian, rasanya pun makin mantap," tandasnya.
Kontributor : M. Aribowo